“Kunci untuk mencegah penyusutan adalah selalu memeriksa label perawatan dan mengikuti instruksi pencucian yang direkomendasikan,” ujar Frej Lewenhaupt, co-founder dan chief product officer Steamery yaitu sebuah perusahaan yang memproduksi alat setrika uap pakaian, dikutip dari Real Simple.
Sering Gak Sadar, Ini Kesalahan Laundry yang Bikin Baju Cepat Menyusut!

Pernah merasa baju favorit tiba-tiba jadi kekecilan setelah dicuci? Padahal sebelumnya masih longgar dan nyaman dipakai. Tanpa disadari, kebiasaan laundry yang keliru bisa jadi penyebab utama pakaian menyusut.
Masalahnya, banyak orang menganggap mencuci itu hal sepele. Tinggal masukin mesin, kasih deterjen, lalu beres. Padahal, cara mencuci yang kurang tepat bisa merusak serat kain dan bikin baju gak tahan lama. Supaya gak kejadian lagi, kenali beberapa kesalahan laundry yang sering bikin baju cepat menyusut!
1. Tidak pernah baca label perawatan pakaian

Banyak orang langsung mencuci baju tanpa memperhatikan label perawatan. Padahal, di situlah tertulis informasi penting seperti suhu air, cara mencuci, hingga metode pengeringan. Kalau diabaikan, risiko baju menyusut jadi lebih besar.
Label perawatan sebenarnya dibuat langsung oleh produsen sesuai karakter bahan pakaian. Artinya, setiap instruksi di dalamnya sudah disesuaikan agar kain tetap awet dan tidak berubah bentuk. Mengabaikannya sama saja dengan mempercepat kerusakan pakaianmu sendiri.
2. Terlalu sering pakai air panas

Air panas memang ampuh mengangkat kotoran, tapi tidak semua bahan kuat menahannya. Serat alami seperti katun, wol, dan linen sangat rentan menyusut saat terkena suhu tinggi. Semakin sering dicuci dengan air panas, semakin besar risiko ukurannya berubah.
“Ketika serat-serat ini terkena air panas, mereka akan menyusut,” jelas Lindsay Droz, co-founder L’Avant Collective yaitu brand asal Amerika Serikat yang bergerak di bidang produk rumah tangga dan perawatan diri, dikutip dari Real Simple.
Selain itu, air panas juga bisa mempercepat kerusakan serat dan memudarkan warna pakaian. Dalam jangka panjang, pakaian jadi terlihat kusam dan tidak lagi nyaman dipakai. Karena itu, penggunaan air dingin sering kali jadi pilihan paling aman.
3. Salah pilih mode mesin cuci

Mode cuci bukan sekadar fitur tambahan yang bisa diabaikan. Setiap mode dirancang untuk jenis kain tertentu agar tetap aman selama proses pencucian. Kalau asal pilih, serat kain bisa tertarik dan akhirnya menyusut.
Menggunakan mode lembut atau delicate bisa jadi solusi untuk menjaga kualitas pakaian. Mode ini bekerja dengan putaran lebih pelan dan minim gesekan. Hasilnya, baju tetap bersih tanpa merusak struktur kain.
4. Menggunakan deterjen yang terlalu keras

Deterjen yang kuat memang efektif menghilangkan noda membandel. Namun, bahan kimia yang terlalu keras bisa merusak serat kain secara perlahan. Akibatnya, pakaian jadi lebih mudah menyusut dan kehilangan bentuk.
Sebagai alternatif, kamu bisa memilih deterjen yang lebih ramah kain atau berbahan alami. Jenis deterjen ini cenderung lebih lembut dan tidak merusak struktur serat. Selain itu, pakaian juga terasa lebih halus dan tahan lama.
5. Mengeringkan dengan suhu tinggi

Penggunaan mesin pengering dengan suhu tinggi sering jadi penyebab utama pakaian menyusut. Panas berlebih membuat serat kain mengerut dan kehilangan elastisitasnya. Apalagi jika dilakukan berulang kali, dampaknya akan semakin terlihat.
Menurut Frej Lewenhaupt, panas dari mesin pengering adalah penyebab umum penyusutan pakaian. Karena itu, lebih baik mengeringkan pakaian secara alami dengan cara diangin-anginkan. Selain lebih aman, cara ini juga membantu menjaga bentuk pakaian.
“Sebagian besar pakaian akan lebih awet dan tetap berbentuk jika dikeringkan secara perlahan di rak atau gantungan. Untuk pakaian rajut, sebaiknya dikeringkan dalam posisi datar agar bentuknya tetap terjaga,” ujar Frej Lewenhaupt.
6. Jarang mengandalkan pengeringan alami atau steamer

Banyak orang terlalu bergantung pada mesin pengering karena dianggap lebih praktis. Padahal, tidak semua pakaian cocok dengan panas tinggi dari dryer. Penggunaan berulang justru mempercepat kerusakan serat kain.
Mengandalkan pengeringan alami atau menggunakan steamer bisa jadi solusi yang lebih aman. Cara ini membantu menjaga bentuk dan tekstur pakaian tetap stabil. Selain itu, pakaian juga jadi lebih awet meski sering dipakai.
Kesalahan sederhana saat laundry bisa berdampak besar pada umur pakaianmu. Jadi, mulai sekarang jangan asal cuci, ya. Dengan kebiasaan yang lebih tepat, baju favoritmu bisa tetap awet, nyaman, dan gak berubah ukuran!








![[QUIZ] Dari Tokoh Upin & Ipin Pilihan Kamu, Kami Tahu Gaya Bekerjamu!](https://image.idntimes.com/post/20240731/screenshot-2024-07-31-110715-9c84d19ef5d0013432e1371c5ba91423.png)









