ilustrasi duct tape (vecteezy.com/Ardy Dwi Prayoga)
Banyak orang mengira lakban kain dan duct tape adalah produk yang sama. Padahal, keduanya memiliki karakteristik yang sedikit berbeda. Duct tape juga menggunakan penguat berupa kain, tetapi biasanya dilapisi lagi dengan polietilena. Lapisan ini membuat duct tape lebih tahan air dan cocok digunakan untuk pekerjaan luar ruangan atau perbaikan semi permanen.
Sementara itu, lakban kain lebih mengutamakan kemudahan penggunaan. Lakban ini umumnya lebih mudah disobek dengan tangan, lebih tahan panas, dan saat dilepas biasanya tidak meninggalkan banyak sisa lem. Meski sama-sama kuat, pemilihan jenis lakban sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan agar hasilnya lebih maksimal.
Jadi, lakban kain lebih kuat dibanding lakban jenis lainnya karena perpaduan antara struktur anyaman kain dan sistem perekatnya. Serat kain bekerja sebagai rangka yang menyebarkan tekanan ke banyak arah sehingga lakban tidak mudah robek, sedangkan perekat menjaga agar lakban tetap menempel kuat pada berbagai jenis permukaan. Tidak heran jika lakban kain menjadi pilihan andalan untuk berbagai pekerjaan, mulai dari kebutuhan rumah tangga hingga aplikasi industri yang membutuhkan daya tahan lebih tinggi.