Padahal, terlalu banyak air justru dapat membuat akar kekurangan oksigen, memicu pembusukan, hingga menyebabkan tanaman layu dan mati. Karena itu, penting untuk memahami kebutuhan air setiap jenis tanaman agar tetap tumbuh sehat. Yuk, simak penjelasan seputar overwatering di sini!
Overwatering, Kesalahan yang Sering Dilakukan Pemilik Tanaman

Overwatering atau menyiram tanaman secara berlebihan menjadi salah satu kesalahan yang paling sering dilakukan pemilik tanaman, terutama oleh pemula. Banyak orang mengira semakin sering tanaman disiram, maka pertumbuhannya akan semakin baik.
1. Apa itu overwatering?

Overwatering merupakan kondisi di mana tanaman menerima air dalam jumlah yang berlebihan dengan frekuensi yang sering hingga membuat tanaman mengalami tanda kerusakan. Elizabeth Waddington, konsultan gaya hidup ramah lingkungan, melansir dari First Tunnels, menyebut, overwatring sangat berbahaya untuk tumbuhan dibandingkan dengan kekeringan.
"Akar dapat pulih dari kekeringan, tetapi pembusukan karena kebanyakan air menyebar dengan cepat di tanah. Kerusakan dapat dimulai dalam hitungan hari, terutama pada tanaman dalam pot atau tanah yang drainasenya buruk," paparnya
Setiap tanaman punya karakter yang berbeda-beda, beberapa mungkin membutuhkan air lebih banyak dari yang lain namun beberapa tanaman cenderung gak butuh disiram terlalu banyak. Itulah kenapa, sebelum menanam tanaman penting untuk mencari tahu karakter tanaman. Salah satunya dengan mencari tahu kebutuhan airnya, karena sejatinya selain air tanaman juga butuh faktor lain seperti udara dan unsur hara untuk membuatnya tumbuh optimal. Jika tanah terus menerus dibiarkan basah, maka ruang udara dalam tanah akan berkurang dan mengganggu aktivitas akar dalam menyerap nutrisi yang dibutuhkan.
Overwatering bisa terjadi akibat kebiasaan perawatan sehari-hari. Banyak yang khawatir tanaman akan layu jika kekurangan air meskipun kondisi tanah sudah cukup lembap. Selain itu, penggunaan pot tanpa lubang juga drainase dan media tanam yang terlalu padat membuat air sulit keluar. Akibatnya, air menggenang di sekitar akar sehingga akar mudah membusuk dan tanaman menjadi gak sehat.
2. Tanda tanaman mengalami overwatering

Ada beberapa tanda fisik yang menandakan tanamanmu overwatering. Beberapa yang mudah dikenali adalah, tanah basah tapi tanaman layu, akar busuk, menghitam, dan lembek, serta muncul jamur pada tanaman karena terlalu lembab juga daun yang berubah menjadi kuning hingga coklat dengan tekstur lembek yang lama-kelamaan akan berguguran.
Selain pada batang dan daun, tanda kelebihan air juga dirasakan oleh akar tanaman. Akar merupakan bagian penting untuk menyerap air dan nutrisi dari tanah. Ketika tanah terlalu basah dalam waktu yang lama, ia akan kekurangan oksigen dan menjadi lemah hingga membusuk. Jika akar tersebut dicabut, akan terasa lunak serta mudah hancur.
"Akar yang normal dan sehat berwarna putih hingga krem. Tanaman yang mengalami pembusukan akar akibat overwatering akan memiliki akar yang berwarna gelap. Warnanya cokelat tua atau bahkan hampir hitam. Selain itu, lapisan akar terkadang akan terkelupas saat disentuh," kata Kirsten Conrad, seorang agen sumber daya alam pertanian, dikutip dari Npr.
3. Cara agar tanaman terhindar dari overwatering

Setiap tanaman memiliki kebutuhan air yang berbeda, tergantung pada jenis, lokasi penempatan, cuaca, dan media tanam. Tanaman yang berada di luar ruangan umumnya membutuhkan penyiraman yang berbeda dengan tanaman dalam ruangan (indoor). Karena itu, hindari menyiram dengan jadwal yang sama untuk semua tanaman.
Selain itu, agar terhindar dari overwatering sebaiknya sebelum menyiram, biasakan memeriksa kondisi media tanam terlebih dahulu. Jika permukaan tanah masih terasa lembap, sebaiknya tunda penyiraman hingga mulai mengering. Cara sederhana ini dapat membantu mencegah overwatering dan menjaga tanaman tetap sehat.
Overwatering memang terlihat sepele, tetapi dapat berdampak besar pada kesehatan tanaman. Dengan memahami kebutuhan air setiap tanaman dan membiasakan memeriksa kelembapan media tanam sebelum menyiram, kamu dapat mencegah akar membusuk sekaligus menjaga tanaman tetap tumbuh subur dan sehat.






















