Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Rahasia Tonal Layering Keramik untuk Interior Understated Luxury

5 Rahasia Tonal Layering Keramik untuk Interior Understated Luxury
ilustrasi ruang modern klasik (unsplash.com/David Kristianto)
  • Tonal layering untuk interior understated luxury memakai gradasi warna dalam satu keluarga, seperti ivory, beige, taupe, dan cokelat muda, agar transisi visual terasa lembut dan menyatu.
  • Dimensi ruang dapat dibangun lewat kombinasi keramik matte dan bertekstur dengan palet serasi, serta permainan ukuran: ubin besar sebagai bidang utama, ukuran kecil untuk aksen.
  • Tentukan satu keramik sebagai acuan warna dan tekstur, lalu gunakan nat yang mendekati warna keramik agar sambungan tidak kontras dan tampilan tetap tenang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Gaya understated luxury menggabungkan antara kemauan dan kesederhanaan dalam suatu ruangan. Hasilnya interior tidak menampilkan kemewahan yang glamor, tetapi berupa pesona kemewahan yang sederhana dan memikat.

Kunci utamanya tentu tidak terlepas dari pemilihan keramik. Salah satu teknik yang dapat diterapkan adalah tonal layering, memadukan beberapa keramik dengan perbedaan gradasi warna. Berikut rahasia layering tonality keramik untuk menciptakan gaya interior tersebut.

  1. 1. Hindari menggabungkan terlalu banyak warna

    ilustrasi ruang open space
    ilustrasi ruang open space (unsplash.com/IM ZION)

    Rahasia pertama terletak pada pemilihan warna. Hindari menggabungkan terlalu banyak warna berbeda karena dapat membuat permukaan terlihat ramai. Sebagai gantinya, gunakan beberapa warna yang masih berada dalam satu keluarga, seperti ivory, beige, taupe, hingga cokelat muda.

    Perbedaan tipis ini justru menciptakan transisi visual yang lembut. Keramik beige muda pada dinding dapat dipadukan dengan lantai berwarna taupe. Keduanya tidak harus identik, tetapi memiliki hubungan warna yang membuat keseluruhan ruang terasa menyatu.

  2. 2. Mengombinasikan keramik dengan permukaan bertekstur

    ilustrasi ruangan material alami
    ilustrasi ruangan material alami (unsplash.com/Brian Zajac)

    Tonal layering tidak hanya membahas tentang warna. Sebab, tekstur juga menjadi elemen penting yang memberikan dimensi tanpa mengganggu kesan minimalis. Kamu bisa mengombinasikan keramik matte dengan permukaan yang sedikit bertekstur.

    Kuncinya adalah menjaga warna tetap harmonis. Ketika palet warnanya serasi, perbedaan tekstur akan terlihat sebagai detail yang seimbang. Inilan yang memperkaya ruang, bukan sebagai elemen yang saling bersaing.

  3. 3. Menggunakan ukuran keramik yang membentuk ritme

    ilustrasi ruang tamu
    ilustrasi ruang tamu (pexels.com/Alan Antony)

    Ukuran dan pola pemasangan dapat membantu menciptakan karakter pada ruangan. Misalnya, keramik berukuran besar cocok digunakan sebagai bidang utama. Tipe keramik ini menghasilkan lebih sedikit garis nat sehingga permukaan terasa lebih menyatu.

    Sementara itu, ukuran yang lebih kecil dapat digunakan sebagai aksen pada area tertentu, seperti backsplash, shower wall, atau niche. Dengan cara ini, ruangan mendapatkan variasi visual tanpa harus menambahkan warna yang kontras.

  4. 4. Menentukan satu jenis keramik sebagai elemen utama

    ilustrasi ruangan bold
    ilustrasi ruangan bold (unsplash.com/Le Quan)

    Agar tonal layering tidak kehilangan arah, tentukan satu jenis keramik sebagai elemen utama. Material inilah yang menjadi dasar untuk menentukan warna dan tekstur keramik lainnya.

    Keramik dengan nuansa travertine dapat menjadi material utama. Selanjutnya, pilih keramik polos yang masih satu keluarga dengan warna permukaan travertine. Strategi ini membuat berbagai material terlihat memiliki hubungan yang jelas.

  5. 5. Menghindari warna nat yang terlalu kontras

    ilustrasi ruang industrial
    ilustrasi ruang industrial (unsplash.com/Billy Jo Catbagan)

    Nat sering dianggap sebagai detail kecil, padahal pengaruhnya cukup besar terhadap tampilan akhir. Warna nat yang terlalu kontras dapat membuat pola keramik terlihat lebih tegas dan mengurangi kesan tenang.

    Untuk menciptakan understated luxury, pilih warna nat yang mendekati warna keramik. Pilihan ini membuat garis sambungan menjadi lebih menyatu dan tentu saja permukaan jadi terlihat lebih elegan serta tidak terlalu ramai.

    Tonal layering bukan tentang menggunakan sebanyak mungkin jenis keramik, tapi juga menciptakan hubungan yang harmonis. Dengan komposisi yang tepat, keramik sederhana dapat memberikan nuansa mewah yang terasa berkarakter.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More