5 Permainan Upin Ipin untuk Kurangi Waktu Anak di Depan Layar

- Permainan ala Upin Ipin seperti kelereng, layang-layang, bersepeda, lompat tali, dan masak-masakan dapat menjadi pilihan aktivitas tanpa layar untuk anak.
- Kelereng melatih konsentrasi, tetapi perlu dimainkan anak yang cukup besar dan tetap diawasi orang dewasa karena ukurannya kecil.
- Orangtua dapat mendampingi aktivitas luar rumah di area aman, serta menyediakan alat main sederhana untuk mendorong kreativitas dan gerak aktif anak.
Kalau sering nonton Upin Ipin, kamu mungkin sadar kalau anak-anak Kampung Durian Runtuh jarang terlihat sibuk dengan gadget. Waktu luang mereka justru diisi dengan berbagai permainan sederhana namun seru di luar rumah. Serunya, banyak permainan tersebut masih mudah ditiru anak-anak sekarang.
Nah, kalau ingin mengajak anak mengurangi waktu di depan layar, gak usah khawatir! Berikut ide permainan dari Upin & Ipin yang bisa jadi inspirasi screen free activity di rumah!
1. Bermain kelereng bersama teman

cuplikan Upin Ipin dan kawan-kawan main bersama (dok. Les' Copaque/Upin dan Ipin) Dalam beberapa episode, Upin Ipin dan teman-temannya sering terlihat bermain kelereng. Permainan ini sederhana, tapi membutuhkan konsentrasi karena anak harus memperkirakan arah serta kekuatan ketika menyentil.
Namun, kelereng berukuran kecil sehingga aktivitas ini lebih cocok untuk anak yang sudah cukup besar dan gak lagi memasukkan benda ke mulut. Pengawasan orang dewasa tetap diperlukan sesuai usia anak.
2. Membuat dan bermain layang-layang

potret Upin Ipin berjualan layang-layang (youtube.com/ Les' Copaque Production) Langit Kampung Durian Runtuh dan layang-layang rasanya menjadi kombinasi yang cukup familier bagi penonton Upin & Ipin. Anak-anak bisa menghabiskan waktu di luar hanya dengan mencoba menerbangkan layang-layang bersama.
Biar makin seru, orangtua bisa mengajak anak membuat layang-layang sederhana terlebih dahulu. Anak dapat memilih bentuk hingga menghiasnya sesuai kreativitas. Setelah selesai, barulah layang-layang dicoba di area terbuka yang aman dan jauh dari jalan raya maupun jaringan listrik.
3. Bersepeda keliling lingkungan

Upin, Ipin, dan teman-teman bermain sepeda (youtube.com/Les' Copaque Production) Sepeda menjadi bagian yang cukup akrab dari mobilitas anak-anak di Kampung Durian Runtuh. Upin, Ipin, dan teman-temannya bisa berpindah dari satu tempat ke tempat lain sambil menikmati suasana kampung.
Aktivitas sederhana tersebut juga dapat dijadikan pilihan ketika anak mulai bosan menghabiskan waktu di dalam rumah. Orangtua bisa mengajak anak bersepeda santai di sekitar rumah, taman, atau area khusus yang aman.
4. Lompat tali

Upin dan Ipin sedang bermain bersama teman sebayanya (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin) Susanti juga pernah mengenalkan permainan lompat tali kepada Upin, Ipin, dan teman-temannya. Permainan tersebut terasa familier bagi Susanti karena juga populer dimainkan anak-anak di Indonesia. Dengan alat sederhana berupa tali, anak-anak bisa bergantian melompat mengikuti tinggi atau aturan permainan yang sudah disepakati.
Lompat tali cocok dijadikan ide screen free activity karena membuat anak aktif bergerak sekaligus bermain bersama teman. Permainannya juga bisa dibuat semakin menantang dengan menaikkan posisi tali secara bertahap setelah anak berhasil melewati level sebelumnya.
5. Masak-masakan

Susanti dan Mei Mei bermain masak-masakan di pondok kayu (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin) Mei Mei dan Susanti beberapa kali terlihat menikmati permainan masak-masakan bersama. Dengan perlengkapan sederhana, keduanya bisa berpura-pura menyiapkan makanan dan memainkan peran layaknya sedang memasak sungguhan.
Orangtua bisa mengadaptasinya menjadi screen free activity di rumah dengan menyediakan peralatan masak mainan atau wadah plastik yang aman. Daun gugur, bunga yang sudah jatuh, atau bahan lain dari alam juga dapat digunakan sebagai bahan makanan pura-pura.
Demikian ide permainan dari upin ipin yang bebas layar. Ada ide lain?




















