Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

7 Tanaman yang Bisa Jadi Air Purifier Alami untuk Rumah

6 min read
7 Tanaman yang Bisa Jadi Air Purifier Alami untuk Rumah
ilustrasi air purifier (unsplash.com/sang lee)

  • Tanaman hias, termasuk lidah mertua, spider plant, peace lily, aglaonema, palem bambu, sirih gading, dan pakis Boston, berpotensi menyerap polutan udara tertentu di dalam rumah.

  • Lidah mertua dapat menyerap COâ‚‚ pada malam hari, sementara beberapa tanaman lain berpotensi mengurangi formaldehida hingga partikel debu halus.

  • Perawatan umumnya membutuhkan cahaya tidak langsung, penyiraman sesuai kekeringan media tanam, serta drainase baik.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Apa saja tanaman yang bisa jadi air purifier alami? Tanaman lidah mertua, spider plant, peace lily, hingga aglaonema sering kali menjadi pilihan untuk menghadirkan nuansa hijau sekaligus "air purifier alami" di dalam rumah.

Tanaman-tanaman ini dikenal memiliki potensi menyerap polutan tertentu dari udara. Dari bentuk daun yang unik hingga perawatannya yang relatif mudah, setiap tanaman menawarkan keunggulan tersendiri untuk melengkapi hunianmu. Biar tidak salah pilih, yuk, simak daftar tanaman yang bisa jadi air purifier alami beserta manfaat dan tips perawatannya di bawah ini!

  1. 1. Lidah Mertua

    tanaman yang bisa jadi air purifier alami
    ilustrasi lidah mertua (pexels.com/Dương Nhân)

    Tanaman pertama ada lidah mertua (Dracaena trifasciata). Tanaman hias yang satu ini cukup populer sebagai dekorasi rumah karena memiliki daun panjang, tegak, dan mudah dirawat.

    Namun tahukah kamu, selain dapat mempercantik ruangan, lidah mertua juga dikenal berpotensi membantu menyerap polutan udara? Dilansir Pustaka Kementerian Pertanian, lidah mertua diketahui memiliki kemampuan menyerap berbagai polutan, termasuk formaldehida dan senyawa pencemar lainnya.

    Tanaman ini juga mampu menyerap karbon dioksida (COâ‚‚) pada malam hari melalui proses metabolisme Crassulacean Acid Metabolism (CAM). Gak hanya itu, lidah mertua juga dapat tumbuh dalam berbagai kondisi pencahayaan.

    Jadi, gak perlu khawatir jika tanaman ini kamu taruh di dalam rumah maupun ruangan tertutup. Namun, perlu diingat bahwa kamu tetap wajib menyiramnya ketika media tanam mulai mengering. Selain itu, kamu juga wajib menghidari penempatan lidah mertua di genangan air agar akarnya gak membusuk.

  2. 2. Spider Plant

    Selanjutnya, ada spider plant (Chlorophytum comosum) atau yang dikenal juga sebagai lili paris. Tanaman hias ini memiliki daun panjang dan ramping dengan perpaduan warna hijau serta putih yang membuatnya terlihat menarik.

    Bentuk daunnya yang menjuntai juga cocok untuk mempercantik ruangan menggunakan pot gantung. Selain menjadi dekorasi alami, spider plant dikenal memiliki potensi menyerap polutan udara, seperti formaldehida dan xilena.

    National Center for Biotechnology Information (NCBI), spider plant termasuk salah satu tanaman yang dapat membantu mengurangi senyawa pencemar udara di lingkungan tertutup.Untuk perawatannya, kamu bisa meletakkan spider plant di area dengan pencahayaan gak langsung.

    Sama seperti lidah mertua, kamu tetap perlu menyiram tanaman ini ketika permukaan media tanam mulai mengering. Selain itu, pastikan pot memiliki drainase yang baik, ya.

    Kamu bisa menggunakan media tanam berupa campuran tanah, kompos, dan pasir atau perlit agar tanah tetap gembur serta mampu mengalirkan air dengan baik. Dengan begitu, akar spider plant bisa tumbuh sehat dan tidak membusuk akibat genangan air.

  3. 3. Peace Lily

    tanaman yang bisa jadi air purifier alami
    ilustrasi peace lily (pexels.com/Elena holovchenko)

    Selanjutnya, ada peace lily (Spathiphyllum spp.), tanaman hias yang dikenal dengan daun hijau mengilap dan bunga berwarna putih. Gak cuma cocok untuk mempercantik ruangan, peace lily ternyata juga memiliki potensi membantu menyaring senyawa pencemar udara.

    Dilansir dari penelitian Purification Effects of Golden Pothos and Peace Lily for Indoor Air-Pollutants and its Application to a Real Environment, peace lily merupakan tanaman yang dapat mengurangi polutan udara, termasuk formaldehida, toluena, dan xilena. Menariknya, kemampuan peace lily dalam menyerap toluena tercatat sekitar 1,2 kali lebih tinggi dibandingkan tanaman golden pothos, lho.

    Untuk perawatannya sendiri, peace lily cocok ditempatkan di area dengan pencahayaan yang gak terkena sinar matahari langsung, misalnya di dekat jendela yang dilapisi tirai tipis. Alasannya, jika terkena paparan sinar matahari langsung yang terlalu terik, daunnya bisa terbakar. Pastikan juga media tanam tetap lembap, tapi jangan sampai tergenang air, ya.

  4. 4. Aglaonema

    Jika kamu ingin punya tanaman hias yang cantik sekaligus berpotensi membantu menjaga kualitas udara di rumah, aglaonema (Aglaonema spp.) bisa jadi pilihan yang tepat, nih. Tanaman yang dikenal juga sebagai sri rezeki ini memiliki daun cukup lebar dengan perpaduan warna hijau hingga perak yang bikin sudut rumah terlihat makin aesthetic.

    Selain tampilannya yang menarik, aglaonema juga berpotensi membantu mengurangi partikel polutan di udara. Dilansir dari jurnal International Journal of Environment and Climate Change bertajuk Assessment of Different Germplasm of Aglaonema for Pot and Removal of Particulate Matter in Air, diketahui bahwa beberapa varietas aglaonema mampu mengurangi partikel debu halus di udara.

    Untuk perawatannya, kamu bisa menyiram aglaonema sekitar 2–3 kali seminggu saat musim kemarau dan 1–2 kali seminggu saat musim hujan. Namun, frekuensi penyiraman ini tetap perlu disesuaikan dengan kondisi media tanam dan lingkungan, ya. Pastikan media tanam sudah agak kering sebelum disiram kembali agar gak terlalu basah.

  5. 5. Palem Bambu

    tanaman yang bisa jadi air purifier alami
    ilustrasi palem bambu (pexels.com/Yavuz Eren Güngör)

    Gak kalah menarik dari tanaman-tanaman sebelumnya, kali ini ada palem bambu (Chamaedorea seifrizii). Tanaman hias ini memiliki batang ramping menyerupai bambu dan daun hijau yang tumbuh rimbun.

    Versi yang elegan cocok dijadikan hadiah untuk hadiah rumah baru atau sekadar dekorasi alami agar sudut rumah terlihat lebih asri. Dilansir dari Walk the Primrose Path, palem bambu juga dikenal sebagai tanaman hias yang berpotensi membantu menyerap senyawa pencemar udara, seperti formaldehida dan benzena.

    Perawatannya pun cukup gampang, kok! Kamu bisa meletakkan palem bambu di area dengan pencahayaan yang tidak terlalu terang. Hindari paparan sinar matahari langsung yang terlalu terik karena dapat membuat daunnya menguning, gosong, atau kering.

    Selain itu, siram tanaman ketika permukaan tanah bagian atas mulai terasa kering. Pastikan juga pot tanaman memiliki lubang drainase agar air berlebih gak menggenang dan menyebabkan akar membusuk.

  6. 6. Sirih Gading

    Kalau kamu suka tanaman hias yang simpel, tetapi tetap bisa bikin sudut rumah terlihat aesthetic, sirih gading (Epipremnum aureum) wajib masuk daftar tanaman hiasmu. Tanaman merambat ini memiliki daun berbentuk hati dengan perpaduan warna hijau dan kuning yang menarik.

    Gak cuma cantik, sirih gading juga dikenal berpotensi membantu menyerap senyawa pencemar udara, seperti formaldehida, benzena, dan xilena, berdasarkan penelitian dalam kondisi terkontrol. Perawatannya pun cukup mudah.

    Letakkan sirih gading di dekat jendela yang mendapat cahaya terang. Pasalnya, jika kekurangan cahaya, warna daunnya bisa berubah menjadi hijau gelap polos sehingga corak kuning atau putihnya memudar.

    Untuk media tanamnya, kamu bisa menggunakan campuran tanah, sekam bakar, dan pupuk kandang yang sudah matang. Pastikan campurannya gembur dan memiliki drainase yang baik biar air gak menggenang.

  7. 7. Pakis Boston

    tanaman yang bisa jadi air purifier alami
    ilustrasi tanaman pakis boston (pexels.com/Sharon Manuel joy)

    Terakhir, ada tanaman pakis Boston (Nephrolepis exaltata). Tanaman yang dikenal berpotensi membantu menyaring udara ini cocok buat kamu yang suka tanaman hias dengan daun rimbun dan menjuntai. Pakis Boston dikenal memiliki helaian daun berwarna hijau cerah yang tumbuh lebat. Jadi, penempatan tanaman ini bisa memberikan kesan segar dan asri di dalam rumah.

    Selain mempercantik ruangan, pakis Boston juga dikenal berpotensi membantu menyerap senyawa pencemar udara, seperti formaldehida. Perawatannya juga cukup mudah. Kamu cukup menempatkan tanaman ini didekat jendela agar gak terpapar cahaya matahari langsung.

    Jangan lupa siram 1 hingga 2 kali seminggu dan semprotkan air ke daunnya jika hawanya terlalu kering. Menariknya, tanaman ini sangat menyukai kelembaban udara yang tinggi. Dengan begitu, kamu bisa meletakkan pot di atas nampan berisi kerikil dan kasih sedikit air jika akan ditaruh dalam ruangan ber-AC.

    Itulah tanaman yang bisa jadi air purifier alami di rumah, mulai dari lidah mertua, spider plant, peace lily, aglaonema, hingga pakis Boston. Yuk, pilih tanaman favoritmu dan bawa hadirkan suasana rumah yang lebih asri, segar, dan nyaman setiap hari!

Share Article
Editorial Team

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More