Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

6 Tips Renovasi Cepat Selesai, Pilih Tukang Harian atau Borongan?

renovasi rumah
ilustrasi renovasi rumah (pexels.com/Nothing Ahead)
Intinya sih...
  • Rencanakan dengan cermat apa saja yang perlu direnovasi
  • Pakai tukang borongan daripada tukang harian kalau renovasi cukup besar
  • Kasih target yang realistis
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Di satu sisi, renovasi memang kurang disukai oleh pemilik properti karena berarti pengeluaran yang tidak sedikit. Biaya renovasi mencapai jutaan rupiah. Angka pastinya tergantung dari apa saja yang perlu diperbaiki atau ditambahkan.

Di sisi lain, renovasi kadang gak bisa dihindari. Kerusakan yang membutuhkan penanganan segera bila ditunda-tunda justru menyebabkan kondisinya lebih parah. Akhirnya tetap harus diperbaiki.

Itu malah menghabiskan biaya yang lebih besar. Agar renovasi rumah bisa lebih irit, pengerjaan juga mesti lekas selesai. Tambah molor waktu penggarapannya tambah gede uang yang dikeluarkan. Pakai enam tips renovasi cepat selesai berikut ini agar semua cepat rampung dan rumah kembali dapat ditempati dengan nyaman.

1. Rencanakan dengan cermat apa saja yang perlu direnovasi

renovasi rumah
ilustrasi renovasi rumah (pexels.com/Brett Jordan)

Perencanaan memegang peran penting untuk membatasi pekerjaan dan waktu pengerjaan tukang. Tentu gagasan buat melakukan renovasi muncul karena ada masalah terkait hunianmu. Misal, rangka atap kayu yang sudah lapuk dan perlu diganti.

Namun, tanpa perencanaan yang lebih cermat pasti nanti akan melebar ke mana-mana. Ada saja persoalan-persoalan lain yang rasanya mending dibereskan sekalian. Jika waktu serta dana tersedia tentu gak apa-apa semuanya dikerjakan sampai tuntas.

Keuntungannya, ke depan kamu tak perlu lagi merenovasi hunian dalam waktu yang cukup lama. Namun, bila dirimu ingin renovasi cepat kelar serta minim biaya, perencanaannya harus matang. Fokuskan renovasi hanya sesuai rencana. Ide-ide yang muncul kemudian ditunda dulu kapan-kapan.

2. Pakai tukang borongan daripada tukang harian kalau renovasi cukup besar

renovasi
ilustrasi renovasi (pexels.com/Monica Silvestre)

Pemilihan tukang borongan atau harian juga menentukan lama proses renovasi berikut biayanya. Kalau bagian-bagian yang rusak cuma sedikit dan bisa dikerjakan 1 atau 2 hari, tukang harian tidak masalah. Bila persoalannya lebih berat, tukang borongan lebih tepat.

Tukang harian cenderung bekerja lebih lambat karena bayarannya per hari. Kian lama perbaikannya kian besar juga uang yang dikumpulkannya. Apalagi ia sedang sepi panggilan sehingga tidak tergesa-gesa harus segera pindah ke lain proyek.

Tukang borongan sebaliknya. Mereka cenderung bekerja lebih cepat. Sebab pekerjaan digarap cepat atau lambat, bayarannya sama saja. Kalau renovasi lekas selesai, mereka bisa mencari pekerjaan renovasi lainnya. Hemat sehari saja penting bagi mereka.

3. Kasih target yang realistis

renovasi rumah
ilustrasi renovasi rumah (pexels.com/Rene Terp)

Kamu yang punya hajat merenovasi rumah. Dirimu juga yang akan membayar para pekerja. Ibarat kantor, kamu bosnya. Oleh sebab itu, dirimu sangat berhak memberikan target kapan pekerjaan merenovasi rumahmu harus beres.

Misalnya, satu minggu kudu selesai. Atau, kalau renovasi dilakukan di bulan Ramadan, sebelum Lebaran mesti kelar. Supaya ketika tamu berdatangan, rumah telah kembali bersih serta rapi.

Namun demikian, dalam dirimu memberikan target juga kudu masuk akal. Jangan bagian yang direnovasi banyak serta sulit, tapi jatah waktu darimu sangat sedikit. Nanti malah tukang bekerja asal-asalan cuma buat memenuhi target waktu.

4. Pastikan pasokan material lancar

renovasi rumah
ilustrasi renovasi rumah (pexels.com/Brett Jordan)

Pekerjaan renovasi juga bakal terkendala apabila material yang dibutuhkan kurang. Bila kamu sendiri yang akan berbelanja, sebelum bahan bangunan habis harus sudah pesan lagi. Juga jangan dirimu menunggu material di rumah tinggal sangat sedikit.

Pantau material yang tersisa setiap hari. Kira-kira bahan bangunan tinggal cukup buat 1 atau 2 hari sementara pekerjaan jelas belum beres, segera pesan kembali. Ini untuk mengantisipasi stok di toko bangunan habis.

Nanti kamu mesti menunggu toko kembali mendapat kiriman material. Tukang yang telah kehabisan bahan pun gak tahu mesti mengerjakan apa. Jika dirimu tak bisa setiap hari menengok proses renovasi, telepon tukang buat mengecek persediaan material.

5. Awasi proses renovasi

renovasi rumah
ilustrasi renovasi rumah (pexels.com/Blue Bird)

Terbaik kamu tetap melakukan pengawasan selama proses renovasi. Bukan karena dirimu lebih ahli dari tukang. Akan tetapi, supaya bila tukang agak bingung dengan keinginanmu bisa langsung bertanya padamu.

Seandainya mereka bekerja hanya dengan mengira-ngira lalu menurutmu salah, malah pembongkaran harus dilakukan. Pekerjaan diulangi lagi dari awal. Pengawasan langsung oleh pemilik rumah juga mencegah adanya tukang yang sembrono atau cenderung malas.

Seperti ia datang agak siang dan pulang lebih awal. Kapan renovasi selesai jika pekerja tidak disiplin begini? Boleh jadi dari sekian banyak tukang ada yang suka bolos. Itu amat berpengaruh pada lama renovasi.

6. Pakai tukang sesuai keahlian yang dibutuhkan

renovasi rumah
ilustrasi renovasi rumah (pexels.com/Antoni Shkraba Studio)

Tukang memang lebih ahli daripada orang awam sepertimu dalam hal membuat bangunan baru atau melakukan perbaikan. Hanya saja masalah terkait bangunan banyak sekali. Biasanya ada perbaikan yang membutuhkan keahlian.

Tukang lain bisa saja mengerjakannya. Namun, hasilnya di bawah hasil kerja tukang yang memang ahli di bidang itu. Memasang keramik, misalnya. Tukang yang hanya terbiasa membuat dinding bata mungkin kurang menguasai tekniknya.

Jika dia yang melakukan pemasangan keramik, sebentar saja keramik mudah lepas. Atau, keramik tidak melekat kuat pada bagian dasarnya sehingga terangkat. Keramik juga gampang pecah ketika diinjak.

Mencari tukang sesuai keahlian boleh jadi memang tak bisa cepat-cepat. Pun biaya jasanya dapat sedikit lebih tinggi dari tukang yang mengaku bisa segalanya. Namun, hasil kerjanya lebih rapi dan tahan lama. Di situ letak penghematan jangka panjangnya.

Renovasi rumah yang gak beres-beres pasti bikin kamu sebal. Meski dirimu tak sampai mengungsi karena proses renovasi, setiap bagian rumah menjadi kotor. Kamu juga tak punya privasi melakukan berbagai hal. Biaya pun membengkak. Cegah hal tersebut dengan tips-tips renovasi cepat selesai yang sudah dijelaskan di atas.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Debby Utomo
EditorDebby Utomo
Follow Us

Latest in Life

See More

5 Referensi Panggilan Bayi yang Belum Diberi Nama

29 Jan 2026, 21:04 WIBLife