“Tujuannya adalah kesinambungan yang mulus antara ruang dalam dan luar, dengan tingkat kenyamanan dan tujuan yang sama seperti yang diterapkan di ruangan mana pun di dalam rumah,” jelas Nate Fox, desainer utama di Foxterra Design, mengutip dari laman Real Simple.
5 Tren Backyard 2026, Gaya Resort hingga Adanya Wellness Hubs!

Backyard (halaman belakang rumah merupakan area terbuka yang terletak di bagian belakang hunian. Area ini biasanya lebih privat dibandingkan halaman depan (front yard) dan dibatasi oleh pagar atau dinding properti.
Halaman belakang jadi area perpanjangan rumah yang penting untuk relaksasi, ruang terbuka hijau (taman), sirkulasi udara, hingga berfungsi sebagai estetika hunian. Nah, di tahun 2026 berbagai tren backyard bermunculan yang pastinya dapat menginspirasi kamu. Yuk, cek tren backyard 2026 di sini!
1. Ruang tamu outdoor pada backyard

Dulu backyard yang diisi set furnitur teras dan panggangan sudah cukup, tetapi area outdoor telah berkembang menjadi perluasan ruang hidup interior yang lengkap. Tren backyard 2026 memindahkan ruang tamu ke halaman belakang.
Untuk memulai, Fox menyarankan untuk menganggap "ruang tamu backyard" sebagai ruangan sungguhan. Tentukan ruangan tersebut dengan karpet yang dirancang untuk penggunaan luar ruangan dan tata furniture di sekitar titik fokus seperti perapian atau bahkan TV. Lampu lantai luar ruangan dan lentera yang dikelompokkan juga dapat membuat ruangan terasa lebih lengkap dan nyaman di malam hari.
2. Pusat kebugaran di backyard

Semakin hari, ruang terbuka telah menjadi tempat perlindungan pribadi yang dirancang untuk mendukung kesejahteraan mental dan fisik. Tren backyard 2026 membangun wellness hubs (pusat kebugaran di halaman belakang.
“Ini bisa berupa area tempat duduk yang tenang, kolam air dingin, pancuran luar ruangan, sauna, tempat mandi burung, atau sekadar ruang yang terasa tenang, alami, dan memulihkan,” kata Carly Schroeder, pemilik dan desainer utama di CJS Lifestyle & Design, mengutip dari laman Real Simple.
Tujuannya adalah menciptakan ruang untuk bersantai, bernapas dalam-dalam, dan mengisi ulang energi. Ini merupakan pergeseran yang signifikan dari stimulasi berlebihan menuju ruang-ruang yang menenangkan, semuanya berakar pada kebangkitan tren "recovery culture".
3. Backyard gaya resort

Tren backyard 2026 mengungkap bahwa banyak pemilik rumah yang menginginkan halaman belakangnya seperti resort pribadi, agar terasa nuansa liburan setiap hari.
"Pemilik rumah menginginkan nuansa liburan yang mewah, tetapi tetap berlandaskan material dan tanaman yang terasa otentik dengan lingkungan mereka," jelas Kaitlyn Hall, manajer desain interior di Revive Design and Renovation di Florida, mengutip laman Elle Decor.
Banyak pemilik rumah yang juga belakangan ini tertarik pada konsep "ruang taman" imersif. Ini adalah ruang yang terasa tertutup dengan tanaman hijau subur yang berpadu dengan lanskap keras yang terstruktur dan garis-garis bersih.
Seperti apa penerapannya dalam praktik bergantung pada letak geografis. Misalnya ada area perumahan yang cocok menggunakan granit, kuarsit, dan kayu tahan cuaca. Ada juga wilayah pinggir pantai yang memadukan paving batu bata, jalan setapak dari pecahan kerang, dan ubin krem dengan aksen kerang.
4. Backyard yang terbagi beberapa zona

Hall menambahkan, dulu pemilik rumah yang menginginkan "teras yang bagus". Dalam tren backyard 2026 banyak yang meminta denah lantai lengkap.
"Tidak jarang kita melihat denah halaman belakang yang mencakup dapur luar ruangan, area makan yang teduh, area bersantai dengan perapian, dan bahkan sudut tenang untuk yoga atau berendam air dingin. Tujuannya adalah alur dan fungsi, bukan hanya estetika," jelasnya.
Adriena Daunt, desainer utama di Daunt Designs di Montana, juga mengatakan pada laman Elle Decor bahwa bangunan baru yang ia rancang secara rutin mencakup teras tertutup dengan area terpisah untuk memasak, makan, bersantai di dekat perapian, dan bak mandi air panas atau sauna. Sementara itu, proyek yang lebih besar meletakkan dek yoga di sebelah gym atau bak mandi air panas pribadi di dekat kamar tidur utama.
5. Backyard penuh privasi

Privasi selalu menjadi hal penting untuk ruang halaman belakang, tetapi privasi yang kaku dan bergaya benteng telah digantikan oleh alternatif yang lebih lembut dan alami. Privasi dapat dicapai dengan panel pagar sederhana, tirai bambu, atau beberapa semak cemara yang ditempatkan dengan baik.
Kamu dapat dengan mudah mempercantik tampilan pagar yang sudah ada dengan tanaman merambat di teralis, semak berbunga, dan pot tanaman di dinding bersama dengan pencahayaan dan tekstur alami. Bahkan menambahkan fitur air dengan suara gemericik yang lembut dapat membantu meredam suara dari luar, menambah kesan tempat peristirahatan pribadi.
Nah, itulah beberapa tren backyard 2026 yang banyak diminati pemilik rumah saat ini. Kamu tentu bisa menjadikan tren ini inspirasi saat mendesain halaman belakang rumah. Yuk, mulai percantik area ini!

![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)
















