ilustrasi lampu belajar (unsplash.com/@ihuzaifatariq)
Kamar bukan hanya tempat tidur, tetapi juga sering digunakan untuk belajar, bekerja, membaca, atau bersiap menjalani aktivitas sehari-hari. Karena itu, pencahayaan sebaiknya tidak dibuat sama sepanjang waktu. Cahaya yang nyaman untuk bersantai belum tentu cukup untuk membaca atau mengerjakan tugas. Saat belajar atau bekerja, gunakan lampu meja yang cukup terang agar tulisan dan benda terlihat jelas.
“Pengendalian sama pentingnya: peredup, sakelar di dekat tempat tidur, dan tirai otomatis, semuanya membantu menyesuaikan ruang sepanjang siang hingga malam hari,” ujar Philippa.
Ketika mulai bersantai, kurangi pencahayaan utama dan gunakan lampu yang lebih lembut. Jika lampu memiliki fitur dimmer, manfaatkan untuk mengatur kecerahan sesuai kebutuhan. Menjelang tidur, redupkan lampu dan hindari cahaya terang yang langsung mengarah ke mata agar kamar terasa lebih tenang.
“Pencahayaan merupakan bagian integral dari pengalaman seseorang saat berada di dalam suatu ruang, sehingga harus dipertimbangkan bersamaan dengan tata letak, elemen interior (seperti lemari tanam atau furnitur tetap), serta sentuhan akhir (finishing),” kata Philippa.
Kamar cozy bukan hanya soal dekorasi cantik atau furnitur mahal, tetapi juga bagaimana pencahayaan menciptakan suasana yang nyaman untuk beraktivitas dan beristirahat. Cobalah mulai dari memilih warna cahaya yang lebih hangat, memanfaatkan lampu kecil, dan mengatur tingkat kecerahan sesuai kebutuhan.