Pernah gak kamu ingin mengatakan sesuatu dalam bahasa Inggris, tetapi kalimatnya harus dibuat dulu dalam bahasa Indonesia di kepala? Misalnya, kamu tahu persis maksud yang ingin disampaikan, tetapi butuh beberapa detik untuk mengubahnya menjadi bahasa Inggris. Kebiasaan ini cukup wajar bagi orang yang sedang belajar bahasa Inggris, terutama ketika belum terbiasa menggunakan bahasa tersebut secara spontan. Masalahnya, terlalu sering menerjemahkan bisa membuat proses berbicara terasa lambat dan bikin kamu lebih mudah kehilangan percaya diri. Alih-alih fokus menyampaikan pesan, kamu justru sibuk mencari padanan kata yang paling tepat.
Sebenarnya, kamu gak harus langsung memaksa diri untuk berpikir dalam bahasa Inggris sepanjang hari. Kemampuan tersebut bisa dibangun perlahan melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten. Kamu bisa mulai dari aktivitas yang paling dekat dengan keseharian, seperti menyebutkan benda di sekitar atau membuat kalimat pendek dalam hati. Semakin sering otak menerima bahasa Inggris secara langsung, semakin terbiasa pula kamu memahami makna tanpa melewati proses terjemahan. Yuk, coba beberapa cara berikut supaya kebiasaan menerjemahkan di kepala gak lagi menghambat kemampuan bahasa Inggrismu.
