Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Idiom dan Peribahasa dalam Bahasa Sunda, Sudah Tahu? 

5 Idiom dan Peribahasa dalam Bahasa Sunda, Sudah Tahu?
Pixabay/DariuszSankowski
Share Article

Peribahasa adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu. Sedangkan idiom adalah konstruksi yang maknanya tidak sama dengan gabungan makna unsurnya.

Keduanya sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Jika biasanya  mendengar peribahasa dan idiom dalam bahasa Indonesia, kali ini akan dibahas lima idiom dan peribahasa dalam bahasa Sunda. Yuk simak!

  1. 1.Halodo sataun lantis ku hujan sapoe

    Pixabay/diego_torres
    Pixabay/diego_torres

    Artinya “Musim panas setahun habis oleh hujan sehari”. Maksudnya adalah kebaikan yang sudah lama dibangun hilang oleh satu kesalahan. Peribahasa ini juga mengajarkan untuk selalu berhati-hati dalam melakukan sesuatu. Jangan sampai karena satu kesalahan yang diperbuat menghancurkan reputasi di mata masyarakat!

  2. 2.Aya jurig numpak kuda

    Pixabay/Freepics4you
    Pixabay/Freepics4you

    Artinya dari peribahsa ini adalah “Ada hantu menunggang kuda”. Sekilas pasti ada yang aneh kok bisa hantu menunggang kuda? Eits, itu bukan makna yang sebenarnya lho. Maksud dari peribahasa yang satu ini adalah mendapat rezeki yang tidak disangka kedatangannya.

  3. 3.Elmu ajug

    Pixabay/PublicDomainPictures
    Pixabay/PublicDomainPictures

    Maksudnya adalah orang yang hanya bisa memberi nasihat kepada orang lain, tapi dirinya sendiri tidak menjalankan nasihat tersebut. Dia mempunyai ilmu, tapi sayangnya dia tidak menerapkan bagi dirinya sendiri, hanya pandai menyuruh orang lain melakukannya.

  4. 4.Wawuh munding

    Pixabay/StockSnap
    Pixabay/StockSnap

    Dalam bahasa Indonesia artinya “kenal kerbau”, terdengar aneh namun sebenarnya maksud dari ungkapan tersebut adalah mengenal seseorang tapi tidak terlalu dekat. Seperti ini, kita sering bertemu seseorang di suatu tempat sehingga kita saling tergur sapa, tapi tidak mengenal lebih dalam siapa orang tersebut.

  5. 5.Tuturut munding

    Pixabay/adhista
    Pixabay/adhista

    Kata tuturut bisa diartikan sebagai ikut-ikutan, arti dalam bahasa Indonesia ungkapan tersebut adalah “ikut-ikutan kerbau”. Makna peribahasa tersebut adalah selalu mengikuti orang lain dalam segala hal bisa berupa tingkah laku, ide atau ada juga yang mengartikannya sebagai orang yang tidak mempunyai prinsip yang teguh.

    Itulah lima idiom dan peribahasa dalam bahasa Sunda. Bagaimana mudah dipahami, bukan? Semoga menambah pemahaman tentang bahasa daerah. Tetap semangat belajar bahasa ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More