Comscore Tracker

5 Umpatan Kasar dalam Bahasa Madura yang Tidak Patut Diucapkan

Sebaiknya gunakan bahasa halus saja ya! #LokalIDN

Belajar bahasa tidak boleh asal-asalan. Karena kita harus bisa membedakan mana yang tidak dan boleh dikatakan. Seperti dalam bahasa Madura ini, ada kalimat halus ataupun kasar yang harus kita tahu agar tidak salah dalam berbicara.

Menggunakan kata-kata kasar tentu akan melukai hati orang lain bukan? Makanya, yuk kita cari tahu kata kasar apa saja dalam bahasa Madura yang perlu dihindari!

1. Pate' jih/Pate' ben!

5 Umpatan Kasar dalam Bahasa Madura yang Tidak Patut DiucapkanIlustrasi pria dan anjing (Pixabay.com/JohnHInbox)

Pate' dalam bahasa Madura adalah anjing. Kamu bisa membaca akhiran (te') pada kata pate' tersebut seperti pengucapan akhir makanan empek-empek (pek) dalam bahasa Indonesia.

Umpatan ini sering digunakan saat kesal terhadap seseorang. Mengumpat seseorang dalam sebutan pate' atau anjing dalam bahasa Madura sangat kasar, ya. Sebaiknya dihindari meski sekesal apa pun kamu!

2. Matanah jereyah!

5 Umpatan Kasar dalam Bahasa Madura yang Tidak Patut DiucapkanIlustrasi mata (Pixabay.com/Mihail_hukuna)

Umpatan kasar selanjutnya adalah "matanah jereyah" yang mengarah pada anggota tubuh "mata". Dalam bahasa Madura halus, kamu bisa menyebut mata dengan kata "ma'repat" dan umpatan berupa "matanah" berasal dari kata "matah"yang juga berarti mata, tapi dalam bentuk kasar.

Kata kasar ini juga bisa digunakan saat merespon orang yang tersandung dengan kalimat "ngabes matanah rah!" Yang berarti "Lihat-lihat matanya, dong!". 

Selain mata, umpatan kasar yang mengarah pada anggota tubuh adalah "Coloknah jereyah" yang mengarah pada mulut. Bahasa Madura halus untuk mulut adalah "lesan". Jadi jelas, "coloknah" itu bahasa kasar yang harus dihindari ya!

Sampai di sini paham?

3. Taeh jih!

5 Umpatan Kasar dalam Bahasa Madura yang Tidak Patut DiucapkanIlustrasi wanita merasa jijik (Pixabay.com/Engin_Akyurt)

Umpatan ini mengungkapkan kekesalan yang ditujukan terhadap seseorang. "Taeh" merupakan hal yang menjijikkan. Dalam bahasa Madura berarti tinja atau kotoran. Pasti gak mau kan diumpat dengan hal yang menjijikkan? Makanya hindari kata ini yuk meski hanya sekadar guyonan!

Baca Juga: 10 Kosakata Bahasa Sunda Kasar Sehari-hari yang Wajib Kamu Hindari

4. Korang ajher!

5 Umpatan Kasar dalam Bahasa Madura yang Tidak Patut DiucapkanIlustrasi pria marah (Pixabay.com/Ashish_Choudhary)

Jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia, "korang ajher" berarti "kurang ajar". Orang-orang bisa mengumpat dengan kalimat ini saat kesal terhadap seseorang ataupun menghadapi tingkah laku orang lain yang dirasa kurang sopan. 

5. Gendheng/bhungghen!

5 Umpatan Kasar dalam Bahasa Madura yang Tidak Patut DiucapkanIlustrasi wanita sedih (Pixabay.com/vdnhieu)

Nah, selanjutnya adalah gendheng/bhungghen yang berarti bodoh atau goblok. Siapa pun pasti tidak mau kan dikatakan bodoh? Makanya jangan buat hati orang lain terluka dengan kata-kata ini, ya!

Nah, itu dia beberapa umpatan dalam bahasa Madura yang harus kamu hindari agar orang lain tidak sedih dan tersinggung. Seperti kata orang, lidah bisa setajam silet kalau tidak dijaga. Yuk, biasakan menggunakan kata kata yang sopan!

Baca Juga: 13 Nama Anak Hewan dalam Bahasa Madura Ini Unik dan Lucu, Lho!

Amina Sy Photo Verified Writer Amina Sy

...........................................

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Arifina Aswati

Berita Terkini Lainnya