Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
6 Buku Favorit Priyanka Chopra yang Bikin Ketagihan Membaca
Priyanka Chopra Jonas di film The Matrix Resurrections (dok. Warner Bros/The Matrix Resurrections)
  • Priyanka Chopra dikenal memiliki selera bacaan beragam, dari novel klasik hingga modern yang menggugah pemikiran tentang identitas, perjuangan hidup, dan pilihan moral sulit.
  • Enam buku favoritnya mencakup karya seperti Amnesty, Frankenstein, Homegoing, Serena Singh Flips the Script, Watchmen, dan Letters from a Father to His Daughter dengan tema mendalam dan inspiratif.
  • Daftar bacaan ini menunjukkan bahwa bagi Priyanka, membaca bukan sekadar hiburan tetapi juga cara memahami dunia serta menemukan makna pribadi melalui kisah penuh nilai kemanusiaan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Sebagai seorang aktris global sekaligus figur publik yang inspiratif, Priyanka Chopra dikenal punya selera bacaan menarik dan beragam. Mulai dari novel klasik sampai cerita modern yang relate dengan kehidupan sekarang, semuanya masuk dalam daftar favoritnya. Pilihan buku ini bukan cuma seru, tapi juga penuh makna dan bikin pembaca ikut berpikir lebih dalam.

Menariknya, buku-buku yang ia rekomendasikan seringkali punya tema kuat tentang identitas, perjuangan hidup, dan pilihan yang tidak mudah. Nggak heran kalau bacaan ini bisa bikin kamu betah berlama-lama, bahkan sulit berhenti di tengah jalan. Kalau lagi cari rekomendasi buku yang nggak cuma menghibur tapi juga membuka perspektif baru, daftar ini wajib banget kamu cek.

1. Amnesty – Aravind Adiga

buku Amnesty (goodreads.com)

Novel ini mengangkat cerita tentang Danny, imigran ilegal yang mencoba membangun hidup baru di Australia. Hidupnya sudah cukup sulit, tapi semuanya jadi semakin rumit ketika ia mengetahui sebuah kasus pembunuhan yang melibatkan salah satu kliennya. Di titik ini, Danny dihadapkan pada pilihan berat, berbicara dan mempertaruhkan masa depannya, atau diam dan membiarkan keadilan tidak ditegakkan.

Buku ini terasa kuat karena konflik moralnya yang sangat realistis. Pembaca diajak membayangkan bagaimana rasanya berada di posisi serba salah, terutama sebagai seseorang yang hidup di wilayah abu-abu. Nggak heran kalau Priyanka Chopra menyukai buku ini, karena ceritanya benar-benar membuka mata tentang realita para pengungsi dan pilihan hidup yang tidak pernah mudah.

2. Frankenstein – Mary Shelley

buku Frankenstein (gutenberg.org)

Sebagai salah satu novel klasik paling terkenal sepanjang masa, Frankenstein bukan cuma soal monster menyeramkan. Cerita ini sebenarnya menggali sisi gelap ambisi manusia melalui karakter Victor Frankenstein yang terobsesi menciptakan kehidupan. Namun ketika ciptaannya berhasil hidup, ia justru tidak siap menerima konsekuensinya.

uku ini tetap relevan sampai sekarang adalah tema tentang tanggung jawab dan kemanusiaan. Sosok “monster” dalam cerita ini justru terasa lebih manusiawi dibanding penciptanya sendiri. Priyanka Chopra sendiri mengaku menyukai buku klasik seperti ini karena ceritanya abadi dan selalu punya makna baru setiap kali dibaca ulang.

3. Homegoing – Yaa Gyasi

buku Homegoing (waterstones.com)

Novel ini membawa pembaca ke perjalanan panjang lintas generasi, dimulai dari dua saudara tiri di Ghana yang hidupnya berakhir sangat berbeda. Satu hidup nyaman, sementara yang lain terjebak dalam perbudakan dan dikirim ke Amerika. Dari situ, cerita berkembang mengikuti keturunan mereka selama bertahun-tahun.

Yang membuat Homegoing begitu kuat adalah cara penulis menggambarkan dampak sejarah terhadap identitas seseorang. Ceritanya emosional, tapi juga membuka wawasan tentang privilege dan trauma yang diwariskan dari generasi ke generasi. Nggak heran kalau buku ini meninggalkan kesan mendalam bagi banyak pembaca, termasuk Priyanka Chopra.

4. Serena Singh Flips the Script – Sonya Lalli

buku Serena Singh Flips the Script (sonyalalli.com)

Kalau kamu suka cerita ringan tapi tetap punya pesan kuat, buku ini bisa jadi pilihan tepat. Kisahnya mengikuti Serena, seorang perempuan yang merasa hidupnya terus dibandingkan dengan standar keluarga, terutama soal pernikahan dan masa depan. Padahal, ia punya definisi kebahagiaan yang berbeda.

Lewat perjalanan Serena, pembaca diajak memahami pentingnya mengenal diri sendiri dan berani menentukan jalan hidup. Ceritanya terasa dekat dengan realita banyak orang, terutama mereka yang sering merasa tidak sesuai ekspektasi. Buku ini jadi pengingat bahwa kebahagiaan tidak selalu harus mengikuti standar orang lain.

5. Watchmen – Alan Moore

buku Watchmen (penguinrandomhouse.com)

Berbeda dari buku lainnya, Watchmen adalah novel grafis yang menawarkan sudut pandang unik tentang dunia superhero. Di sini, para pahlawan tidak digambarkan sebagai sosok sempurna, melainkan manusia dengan kelemahan, trauma, dan konflik moral yang kompleks.

Cerita ini bukan hanya soal aksi, tapi juga kritik terhadap kekuasaan, politik, dan konsep keadilan itu sendiri. Dengan alur gelap dan penuh lapisan, Watchmen cocok untuk kamu yang ingin membaca sesuatu yang berbeda dari komik biasa. Buku ini membuktikan bahwa cerita bergambar juga bisa sangat dalam dan menggugah pikiran.

6. Letters from a Father to His Daughter – Jawaharlal Nehru

buku Letters from a Father to His Daughter (

Buku ini berisi kumpulan surat dari Jawaharlal Nehru kepada putrinya, Indira Gandhi, saat ia masih kecil. Isinya bukan sekadar pesan ayah untuk anak, tapi juga penjelasan tentang sejarah dunia, asal-usul kehidupan, hingga perkembangan peradaban manusia.

Buku ini begitu spesial karena cara penyampaiannya yang hangat dan mudah dipahami. Meski membahas topik besar, semuanya terasa personal dan penuh kasih sayang. Tidak heran jika buku ini meninggalkan kesan mendalam bagi Priyanka Chopra sejak kecil, karena terasa seperti belajar sambil mendengarkan cerita dari orang terdekat.

Pilihan buku favorit Priyanka Chopra ini menunjukkan bahwa membaca bisa jadi cara terbaik untuk memahami dunia sekaligus diri sendiri. Setiap buku punya cerita dan pesan yang berbeda, tapi semuanya sama-sama meninggalkan kesan yang sulit dilupakan. Dari keenam buku ini, mana yang paling bikin kamu penasaran untuk langsung dibaca?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team