Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Cara Hadapi Galau Perpisahan dengan Teman di Akhir Semester

Cara Hadapi Galau Perpisahan dengan Teman di Akhir Semester
Teknoologia

Tidak terasa sudah cukup lama kita bersama. Bagi mahasiswa tingkat 4 yang gampang banget galau dan merasa bahwa kehidupan perkuliahan adalah masa keemasan, perpisahan di semester ini tentunya sangat membekas dan menyisakan relung kegalauan nih.

Biasanya, ketika kelas bersama terakhir beberapa mahasiswa merayakannya dengan cara masing-masing nih, ada yang angkatannya buat award lah, atau nongkrong bareng sampe malem, dan sebagainya. Namun, kegalauan itu tak kunjung berakhir, bahkan sampai tetap membuat kita nyesek sendirian di kostan karena mau berpisah. Terus gimana dong cara menghadapi kenyataan ini? Nih, ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menghadapi kegalauan akan perpisahan ini.

Mendengarkan Lagu

lovefotos.com
lovefotos.com

Mendengarkan lagu secara ilmiah dapat memengaruhi mood dan afek yang kita rasakan lho. Ketika kita mendengarkan lagu yang beat-nya cepat dan energik, itu dapat membawa suasana hati kita menjadi lebih senang juga. Begitu pula sebaliknya, ketika kita mendengarkan lagu yang beat-nya lambat dan bahkan dengan banyak nada minor, itu dapat membuat kita merasa lebih sedih dan galau. Jadi kalau kawan-kawan semua ingin menghilangkan galau itu secara perlahan, bisa nih dengan mendengarkan lagu-lagu yang dapat membawa kesenangan dan dengan beat yang cepat.

Tapi, tidak salah juga lho kalau mendengarkan lagu yang justru membaut semakin galau. Dengan mendengarkan lagu yang semakin membuat galau sehingga mengoptimalkan galau tersebut, galau kita dapat terkuras habis sampai mentok lho guys! Jadi bisa juga nih dicoba menguras galau nya dengan membuat semakin galau hingga nanti plong di akhirnya.

Bermain Musik

allwallpapers
allwallpapers

Ga beda jauh sih sama yang di atas, namun cara ini lebih produktif nih guys. Selain dapat melampiaskan rasa galau yang dimiliki, bermain musik juga dapat menstimulasi otak kita lebih kompleks dibandingkan hanya sekedar mendengarkan saja. Bermain musik jelas melibatkan aktivitas yang lebih banyak dibandingkan mendengarkan. Bermain musik juga dapat meningkatkan keterampilan kita yang akan sangat berguna nanti lho.

Selain itu, bermain musik sambil bernyanyi dapat membuat pelampiasan rasa yang kita miliki semakin banyak karena bernyanyi telah dibuktikan dapat menjadi cara pelepasan rasa yang dialami dengan positif. So, yuk belajar lagi dan bermain musik lagi mumpung lagi galau sehingga menjadi positif galaunya.

Menulis

edx blog
edx blog

Ya, ini adalah salah satu kegiatan yang selain dapat menghilangkan galau, juga dapat membuat kita menjadi produktif. Dengan menulis, kita dapat melampiaskan apa yang kita galau-in pada sebuah karya yang bernilai. Jenis tulisan yang dapat dihasilkan pun beraneka ragam, bisa puisi, cerpen, atau bahkan novel jika memang dapat bertahan lama galau yang dirasakan. Nah, biasanya, ketika kita sedang galau, kualitas karya yang dihasilkan pun jauh lebih bagus dibandingkan ketika kita sedang flat saja lho!

Puisi contohnya, ketika sedang galau, biasanya pemilihan kata dan penempatan nya bisa sangat merasuk bagi yang membacanya dan dapat membuat pembaca merasakan apa yang kita rasakan. Setelah kita lampiaskan di tulisan, biasanya galau yang dirasakan berkurang lho. Silahkan dicoba guys!

Skripsi!

okezone
okezone

Sebenarnya agak serem juga menempatkan ini di cara menghilangkan galau, tapi kenyataannya hal ini memang efektif lho! Kegalauan yang dirasakan dapat diminimalisir atau dihilangkan dengan cara menyibukkan diri kita. Bagi mahasiswa tingkat 4, jelas tidak dapat dihindarkan bahwa kita harus dapat menyelesaikan sktipsi sebagai tugas akhir kita. Ketika kita teringat akan masih jauhnya hilal yang menandakan skripsi dapat selesai, kita dapat kembali merasakan ketegangan (stress) yang dapat menutupi kegalauan yang kita rasakan.

Skripsi yang menyelesaikannya membutuhkan pemikiran dan usaha yang besar ini dapat menutupi kegalauan yang dirasakan. Jadi, daripada bingung bagaimana cara menghadapi galau dengan baik, menyelesaikan skripsimu dapat menjadi alternatif yang patut dicoba. Semangat mengerjakan skripsi nya yah wahai para pejuang skripsi!

Hangout Bareng Temen

M. Agung Rajasa/ANTARA FOTO
M. Agung Rajasa/ANTARA FOTO

Cara yang paling seru sih ya ini, menghabiskan waktu dengan teman terdekat sebelum berpisah. Saat menghadapi perpisahan ini, yuk sempatkan diri untuk merencanakan seru-seruan dengan teman-teman. Seru-seruan ini mungkin akan jadi yang terakhir sebelum akhirnya dapat berkumpul lengkap lagi beberapa waktu kemudian, so make it one of the best moments for you guys! Kalau emang lagi ada uang, bisa merencanakan jalan-jalan yang jauh bareng, atau naik gunung bareng, atau ke pantai dan semacamnya. Pokoknya cari destinasi wisata yang seru sehingga dapat kamu kenang terus hingga nanti.

Namun, kalau lagi ga ada uang pun kita bisa tetap melakukan berbagai kegaitan seru dengan teman. Misalkan janjian nginep di kostan teman. Terus untuk makannya belanja dan masak bareng biar seru, lalu bisa nonton film semaleman dengan meminjam proyektor dan speaker. Bisa juga bermain game di laptop dengan menggunakan stick agar serasa main PS dan lebih seru gitu. Atau yang paling sederhana sih curhat-curhat dan ngobrol semalaman sekalian mengungkapkan hal-hal yang belum sempat terungkapkan selama ini.

Berbagai kegiatan ini tentunya dapat menjadi kenangan perpisahan yang dapat selalu dikenang. Ohiya, jangan lupa didokumentasikan ya, agar kalau mau dikenang lagi, kita masih bisa mengenangnya dan menjadi obat galau akan perpisahan itu. Semangat semuanya!

Jangan cuma baca aja. Yuk, tulis juga artikelmu di IDNtimes Community!

community.idntimes.com
community.idntimes.com

Bagaimana cara submit artikel di IDNtimes Community? Ikuti tutorial di atas dan baca informasi lengkapnya di sini.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Ilham Phalosa Reswara
EditorIlham Phalosa Reswara
Follow Us