ilustrasi anak bermain egrang (pexels.com/Dio Alif Utomo)
Permainan tradisional seperti petak umpet, betengan, lompat tali, gobak sodor, dan lainnya tampak seru serta menyenangkan. Namun, tak hanya seru, permainan tradisional era 90-an ini juga memiliki banyak manfaat bagi tumbuh kembang anak. Selain melatih kekuatan fisik, permainan tradisonal dengan segala peraturan mainnya itu sangat bermanfaat untuk membentuk karakter anak sejak dini.
Michael Vallejo, LCSW, seorang Pekerja Sosial Klinis berlisensi di Colorado dan Oregon, negara bagian Amerika Serikat, dalam laman Health Center Kids, mengatakan bahwa pembentukan karakter pada anak sangatlah penting. Melalui pembentukan karakter, anak-anak bisa mengembangkan sifat-sifat berharga seperti kemandirian, pengambilan risiko yang sehat, daya tahan, kepercayaan diri, dan empati.
"Di prasekolah, anak-anak mengembangkan keterampilan sosial mereka melalui bermain. Ketika anak-anak bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama, mereka mengadopsi pola pikir kerja tim yang berharga dan rasa pencapaian." katanya.
Lewat permainan tradisonal yang memiliki peraturan baku tidak tertulis, anak sedang diajarkan untuk taat aturan, sabar menunggu giliran, jujur dalam bermainan, berani mengambil risiko, bekerjasama dalam tim, dan dapat menerima kemenangan atau kekalahan secara bijak. Karakter seperti ini tentu akan sangat berguna bagi kehidupan mereka di masa depan.