ilustrasi mahasiswa belajar menggunakan laptop (pexels.com/matreding)
Perkembangan AI membuat perguruan tinggi perlu memikirkan kembali perannya. Stella menyinggung lulusan computer science di Amerika Serikat yang mulai kehilangan pekerjaan dan menilai bahwa menghapus program studi bukanlah solusi. Sebaliknya, perguruan tinggi perlu memperkuat tiga kemampuan utama, yaitu menciptakan, mentransmisikan, dan mengkurasi pengetahuan.
Dalam hal menciptakan pengetahuan, universitas perlu menentukan pengetahuan apa yang sebaiknya diciptakan manusia dan apa yang dapat dihasilkan AI. Stella menilai, ketidakmampuan menjawab pertanyaan tersebut dapat membuat manusia tergantikan oleh AI.
“Pengetahuan seperti apa yang akan diciptakan oleh manusia dan pengetahuan seperti apa yang akan diciptakan oleh AI. Kalau tidak bisa menjawab pertanyaan itu, tentu saja manusia akan digantikan oleh AI,” kata Stella.
Sementara itu, cara mentransmisikan dan mengkurasi pengetahuan juga perlu dipikirkan kembali karena masyarakat kini bisa mengakses informasi melalui perangkat digital. Stella bahkan mencontohkan kemungkinan AI menulis novel, yang kemudian memunculkan pertanyaan mengenai apakah kemampuan tersebut masih perlu diajarkan dengan cara yang sama di kampus sastra.
“Ini pertanyaan pelik yang harus dijawab oleh universitas dan harus kalian jawab juga sebagai civitas dan menjadi bagian krusial dari universitas,” ujarnya.
Menurut Stella, perguruan tinggi juga perlu mampu mengkurasi pengetahuan dengan memilah sekaligus memberikan makna pada informasi yang tersedia. Ia menegaskan bahwa kemampuan menciptakan, mentransmisikan, dan mengkurasi pengetahuan akan menjadi bekal penting agar manusia tetap memiliki peran di tengah perkembangan AI.
“Jika seseorang dengan pendidikan tinggi tidak bisa menjawab pengetahuan apa yang harus diciptakan, pengetahuan apa yang harus ditransmisikan, dan bagaimana mengkurasinya, pendidikan tinggi tidak akan berkelanjutan di era AI,” paparnya.
“Tapi sebaliknya, jika manusia-manusia unggulan ini mampu menciptakan, mentransmisi, dan mengkurasi pengetahuan, kalian pasti tidak akan tergantikan oleh AI atau teknologi apapun di dunia ini,” imbuh Stella.