Bukan Sekadar Beasiswa, Ini Cara Tanoto Scholar Dibentuk Jadi Pemimpin
Sebanyak 240 penerima Beasiswa Kepemimpinan TELADAN dari 10 kampus memasuki fase Lead Others melalui TSG 2026, setelah menyelesaikan fase Lead Self.
Peserta mengikuti outbound, kunjungan industri ke RGE, dan penampilan kreatif TSA untuk melatih komunikasi, kolaborasi, jejaring, serta memahami penerapan keberlanjutan.
Wamen Kebudayaan Giring Ganesha menekankan Zero Expectation dan pembelajaran berkelanjutan; TSG ditutup dengan TSA Leader Inauguration serta penghargaan bagi Scholar berprestasi.
Antusiasme para Tanoto Scholar ternyata belum surut. Memasuki hari kedua dan ketiga Tanoto Scholars Gathering (TSG) 2026, sebanyak 240 penerima Beasiswa Kepemimpinan TELADAN dari 10 kampus mitra Tanoto Foundation tetap bersemangat mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Selama dua hari ini, mereka tak hanya mengikuti berbagai aktivitas kepemimpinan, tetapi juga mendapatkan pengalaman baru yang memperkaya cara berpikir, memperluas jejaring, hingga memperkuat kolaborasi.
1. Outbound, industrial visit, hingga TSA Performance jadi momen paling seru
Meski sudah memasuki hari kedua, semangat 240 Tanoto Scholar justru semakin terasa. Pagi itu mereka mengikuti sesi outbound sekaligus team building yang berlangsung penuh antusias. Para Scholar dibagi ke dalam beberapa kelompok atau tribe yang beranggotakan mahasiswa dari berbagai kampus mitra Tanoto Foundation. Melalui berbagai tantangan dan permainan, mereka dituntut untuk membangun komunikasi, memperkuat kerja sama, sekaligus menjalin kedekatan dengan anggota tribe yang baru mereka kenal.
Siang harinya, para Scholar berkesempatan mengikuti industrial visit ke PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), grup usaha yang didirikan Sukanto Tanoto. Mereka diajak melihat secara langsung bagaimana prinsip keberlanjutan (sustainability) diterapkan dalam operasional perusahaan, sekaligus memahami bagaimana dunia industri dapat menciptakan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.
Rangkaian kegiatan hari kedua kemudian ditutup dengan TSA Performance, penampilan kreatif dari Tanoto Scholars Association (TSA) masing-masing kampus. Lewat seni tari, musik, hingga pertunjukan budaya, setiap kampus menampilkan kreativitas mereka dengan tetap mengangkat tema besar TSG 2026, "Learn & Lead: Rooted in Purpose, Growing for Impact".
2. Konsep Zero Expectation dari sesi inspirational talk bersama Wamen Kebudayaan RI

Memasuki hari terakhir TSG 2026, para Scholar kembali mendapatkan pembekalan melalui sesi inspirational talk bersama Wakil Menteri Kebudayaan RI, H. Giring Ganesha Djumaryo, S.I.Kom. Dalam sesi tersebut, Wamen Giring mengajak para Scholar untuk menerapkan konsep Zero Expectation, yaitu bukan menurunkan harapan atau ambisi, melainkan melepaskan keterikatan pada hasil agar dapat lebih fokus pada proses dan memberikan usaha terbaik.
Menurut Wamen Giring, pola pikir tersebut dapat dibangun dengan memulai kebiasaan sederhana, seperti meditasi dan afirmasi. Bekal ini kemudian menjadi fondasi penting sebelum para Scholar memimpin dan memberikan dampak bagi orang lain.
Pesan Wamen Giring
Di akhir sesi, Wamen Giring berikan pesan kepada para Scholar tentang pentingnya kepemimpinan yang tidak pernah berhenti belajar (continuous learning), di mana sebagai calon pemimpin muda membutuhkan abundance mindset soal belajar. Mindset ini akan mendorong seseorang untuk selalu memberikan ruang untuk tahu lebih banyak, beranggapan bahwa bertanya adalah bagian dari bertumbuh, dan belajar bukan ancaman tetapi kesempatan.
3. TSA Leader Inauguration jadi penutup perjalanan TSG 2026

Setelah tiga hari mengikuti rangkaian pembelajaran, kolaborasi, dan berbagai pengalaman kepemimpinan, TSG 2026 resmi ditutup melalui sesi TSA Leader Inauguration. Momen ini ditandai dengan penyematan jaket secara simbolis kepada perwakilan Tanoto Scholars Association (TSA) dari masing-masing kampus sebagai simbol dimulainya estafet kepemimpinan di komunitas Scholar.
Suasana penutupan semakin meriah dengan pengumuman berbagai penghargaan bagi Tanoto Scholar maupun TSA yang menunjukkan performa terbaik sepanjang TSG 2026. Tepuk tangan dan sorak sorai para peserta menjadi penutup perjalanan tiga hari yang tak hanya dipenuhi keseruan, tetapi juga pembelajaran, kolaborasi, dan semangat untuk tumbuh menjadi pemimpin yang berdampak.
Gimana? Makin tertarik dengan kegiatan yang ada di TSG? Jelas dong, dan Tanoto Foundation ingin memastikan bahwa TELADAN bukanlah sekadar biaya beasiswa saja, tapi memastikan para Scholar-nya siap jadi calon pemimpin yang berdampak di masa depan.
Sekarang pertanyaannya: apakah kamu mau jadi salah satu calon pemimpin di masa depan itu? It’s showtime, guys! Langsung daftar aja yuk sekarang, karena Beasiswa Kepemimpinan TELADAN Cohort 2027 telah dibuka, dari 1 Juli-7 September 2026. Kamu bisa cari informasi selengkapnya di bit.ly/JadiTELADAN2027 ya! (WEB/AD)




![[QUIZ] Kuis Ini Beritahu Buku yang Cocok untuk Bantu Obati Luka Batinmu](https://image.idntimes.com/post/20250104/img-20250105-wa0001-a10335d6beb0dbe1014be0dd2894d627-c410d84f23dd35b5f53778c14bc68527.jpg)







![[QUIZ] Dari Murid Tadika Mesra, Apakah Kamu Mahasiswa Kupu-Kupu atau Bukan?](https://image.idntimes.com/post/20250525/img-20250524-171040-a4e4cddefdae713cd1a3efe97f21f1d1-18c86825124943ca3aa285fede1cb3b7.jpg)








