potret Masha di episode How They Meet (youtube.com/Masha and The Bear)
Salah satu cara terbaik buat mengarahkan energi anak yang berlebih adalah lewat olahraga. Mulai dari bersepeda, berenang, sampai olahraga tim seperti sepak bola atau basket yang sekaligus melatih kerja sama sosialnya. Bela diri seperti karate, kung fu, atau taekwondo juga bisa jadi pilihan menarik, karena memadukan konsentrasi mental dengan pelepasan energi fisik. Sehingga anak belajar fokus dan disiplin diri. Selain olahraga, kelas menari, akting, atau musik juga gak kalah bermanfaat. Bermain alat musik melatih otak buat bekerja dua sisi sekaligus, menari membantu anak melepas energi sambil tetap terkontrol gerakannya, dan akting melatih ingatan sekaligus mengasah sisi kreatif anak lewat memerankan berbagai karakter.
Kalau anak lebih suka aktivitas yang tenang tapi tetap produktif, seni dan kerajinan tangan bisa jadi jawabannya. Lewat melukis, merakit model, woodworking, atau menjahit, anak belajar mengubah ide di kepalanya jadi sesuatu yang nyata. Ini juga bisa membuktikan kalau energinya bisa diubah jadi kekuatan kreatif. Terakhir, aktivitas di luar ruangan seperti camping juga jadi cara yang pas buat menyalurkan energi sambil menikmati udara segar dan belajar keterampilan praktis.
Itu dia beberapa tips untuk kamu yang memiliki anak seaktif Masha. Pastikan untuk mengetahui terlebih dahulu alasan di balik melimpahnya energi anak, ya!