Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

6 Barang Rumah Tangga yang Sebenarnya Tidak Perlu, Jangan Dibeli!

ilustrasi robot penyedot debu
ilustrasi robot penyedot debu (pexels.com/Ron Lach)
Intinya sih...
  • Banyak barang rumah tangga dibeli karena terlihat praktis, padahal jarang benar-benar dipakai.
  • Peralatan satu fungsi dan dekorasi kecil sering hanya menambah penuh rumah serta beban perawatan.
  • Memilih barang multifungsi dan belanja lebih mindful membantu rumah tetap rapi serta minim stres.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Kita semua pernah membeli peralatan yang awalnya kita kira bisa mempermudah hidup. Namun, begitu sampai rumah, alat itu hanya berakhir di laci dan berdebu. Pada kenyataannya, banyak barang rumah tangga tidak memiliki tujuan berarti selain menguras dompet dan membuat rumah penuh sesak.

Di sini, kita akan mengungkap apa saja barang rumah tangga yang sebenarnya tidak diperlukan. Dengan begitu, kamu tidak akan lagi tergoda membelinya. Jika terlanjur memilikinya, kamu bisa mempertimbangkan untuk menyingkirkannya demi mengembalikan kerapian rumah dan kewarasan. Langsung saja kita lihat apa saja barang tersebut.

1. Gawai dapur satu fungsi

ilustrasi pengupas wortel
ilustrasi pengupas wortel (freepik.com/KamranAydinov)

Saat menjelajahi e-commerce, kamu mungkin akan melihat peralatan dapur yang unik, seperti alat pemisah kuning dan putih telur, pengupas bawang, atau pengupas kulit buah. Alat-alat khusus ini menjanjikan presisi, tetapi sering kali gagal dalam praktiknya masing-masing. Jadi, tidak perlu buang-buang uang untuk membeli peralatan ini.

Pisau dapur sederhana dapat menangani semua tugas ini dengan lebih cepat. Selain itu, pisau juga lebih mudah dicuci. Daripada menimbun alat dapur dengan fungsi khusus, lebih baik berinvestasi pada satu pisau dapur yang berkualitas.

2. Set peralatan dapur berbagai ukuran

ilustrasi set pisau
ilustrasi set pisau (unsplash.com/Chef's Vision)

Memiliki satu set pisau atau set panci jadi hal yang berlebihan jika kamu hanya memasak untuk keluarga kecil. Lagi pula, kamu hanya akan memakai 1 pisau atau 1 panci saat memasak, lalu sisanya hanya akan teronggok di sudut dapur. Jadi, memiliki set peralatan dapur jadi sesuatu yang berlebihan dan hanya akan menyebabkan penumpukan barang. Untuk dapur rumahan yang kecil, lebih baik kamu berinvestasi pada satu pisau koki yang tajam dan wajan serbaguna.

3. Pemanggang roti

ilustrasi alat pemanggang roti
ilustrasi alat pemanggang roti (pexels.com/Towfiqu barbhuiya)

Pemanggang roti tidak melakukan lebih dari yang bisa dilakukan oleh teflon biasa. Pemanggang roti tidak memanggang roti lebih cepat atau lebih baik daripada teflon pada umumnya. Pendek kata, pemanggang roti adalah gimik rumah tangga yang tidak kamu butuhkan. Apalagi, bisa jadi kamu sebenarnya tidak terlalu sering membuat roti panggang. Daripada membeli pemanggang roti yang hanya memiliki fungsi tunggal, lebih baik kamu berinvestasi pada teflon berkualitas yang bisa digunakan untuk berbagai kegiatan memasak.

4. Robot penyedot debu

ilustrasi robot penyedot debu
ilustrasi robot penyedot debu (pexels.com/Ron Lach)

Banyak orang membeli robot penyedot debu dengan harapan rumah akan selalu bersih tanpa kamu perlu repot-repot menyapu atau menyedot debu. Namun, begitu dibeli, banyak orang baru sadar bahwa robot penyedot debu bukanlah investasi yang menguntungkan. Alasannya, robot penyedot debu tidak bisa membersihkan rumah seefisien penyedot debu biasa. Bahkan, banyak pengguna tetap harus mengikuti dan mengarahkan robot penyedot debu untuk bisa melakukan pekerjaan dengan benar. Memang, pada masa depan, teknologi ini mungkin akan terus mengalami perbaikan. Namun, untuk saat ini, robot-robot tersebut masih jauh dari kata sempurna.

5. Peralatan elektronik dapur yang jarang dipakai

ilustrasi membuat wafel (freepik.com/pressfoto)
ilustrasi membuat wafel (freepik.com/pressfoto)

Peralatan elektronik dapur yang jarang dipakai sering kali menjadi contoh pembelian impulsif dalam rumah tangga. Awalnya, itu terlihat praktis dan menarik, apalagi dengan janji memudahkan aktivitas memasak. Namun, setelah beberapa kali digunakan, alat seperti pembuat wafel, pembuat berondong jagung, atau pembuat roti lapis justru lebih sering tersimpan di lemari. Selain memakan tempat, peralatan ini juga membutuhkan perawatan ekstra agar tidak berdebu atau berjamur. Padahal, fungsinya kerap bisa digantikan dengan alat dapur sederhana yang sudah ada. Jika tidak digunakan secara rutin, keberadaan peralatan elektronik ini justru membuat dapur makin sumpek dan membuat aktivitas memasak sehari-hari menjadi kurang efisien.

6. Dekorasi kecil yang mudah berdebu

ilustrasi berbagai dekorasi dinding
ilustrasi berbagai dekorasi dinding (unsplash.com/Manja Vitolic)

Dekorasi kecil kerap dianggap pemanis ruangan, padahal justru bisa menambah beban perawatan rumah. Pajangan seperti patung mini, bunga plastik, atau hiasan meja berukuran kecil cepat sekali menangkap debu, terutama jika diletakkan di area terbuka. Membersihkan itu semua pun tidak sesederhana mengelap meja karena banyak sudut sempit yang sulit dijangkau. 

Jika dibiarkan, debu bisa membuat ruangan terlihat kusam dan kurang terawat. Selain itu, terlalu banyak dekorasi kecil juga membuat rumah terasa penuh dan berantakan. Memilih dekorasi yang lebih fungsional justru bisa membuat ruangan tampak rapi tanpa menyita banyak waktu untuk perawatan.

Hidup minimalis bukan berarti serbakekurangan, melainkan menandakan bahwa kamu hidup dengan cara yang mindful dan sesuai kebutuhan. Lagi pula, lebih sedikit barang berarti navigasi yang lebih mudah dan stres yang lebih sedikit. Jadi, agar tidak terjebak kebiasaan belanja impulsif, terapkan aturan tunggu 30 hari sebelum membeli untuk tahu apakah kamu benar-benar butuh ataukah itu hanya keinginan sesaat. Selain itu, audit rumahmu setiap 3 bulan untuk mengetahui apa saja barang-barang yang tidak pernah kamu pakai dan perlu disingkirkan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎
Follow Us

Latest in Life

See More

4 Ide Dekorasi Area Balkon yang Cocok Jadi Tempat Relaksasi Pagi Hari

11 Jan 2026, 23:17 WIBLife