Cuplikan kartun Masha and The Bear (youtube.com/Masha and The Bear)
Terciptanya karakter anak aktif seperti karakter Upin, Ipin dan Masha bukan tanpa alasan. Beberapa alasan di bawah ini akan menjawab kenapa sebagian anak memiliki energi ekstra.
Rasa ingin tahu yang tulus
Saat masih anak-anak, dunia adalah milikmu. Semuanya baru, berkilau, menarik, dan berada di ujung jarimu. Ada juga banyak suara, rasa, sentuhan, pemandangan, dan aroma yang asing; dan benar jika anak-anak ingin mengenal lingkungan sekitar mereka sekaligus.
"Dunia ini sangat merangsang bagi anak usia 2 dan 3 tahun dan mereka senang menjelajahinya. Rangsangan yang berlebihan dapat menyebabkan anak-anak "bertingkah nakal." Namun, anak-anak pada usia ini, atau yang lebih tua, hanya penasaran dan menjelajahi lingkungan sekitarnya. Mereka berusaha untuk menyerap semua hal," kata Kyle D. Pruett, MD, profesor klinis psikiatri anak di Yale School of Medicine, dikutip dari Parents.
Menjelajahi dunia
Begitu anak-anak menjelajahi semua yang ditawarkan dunia, mereka mungkin akan langsung menyukainya.
"Balita dan anak usia prasekolah tidak memiliki kendali diri atau kemampuan kognitif untuk berhenti melakukan hal-hal yang mereka sukai," ungkap kata Susan J. Schwartz, direktur klinis Institut Pembelajaran dan Prestasi Akademik di Pusat Studi Anak Universitas New York, dilansir Parents.
Ini berarti bahwa tidak peduli berapa kali kamu bermain petak umpet hari ini, mereka akan selalu siap untuk satu putaran lagi tanpa merasa lelah.
Rentang perhatian
Beberapa anak tampak "berenergi tinggi" karena rentang perhatiannya kurang. Hal ini membuat mereka terus berpindah dari satu hal, pikiran, atau aktivitas ke hal berikutnya tanpa kendali atau jeda. Mereka terus bergerak tanpa henti dalam upaya mengisi waktu dan energinya.
Dan meskipun ini sangat umum terjadi pada anak-anak yang lebih muda, anak-anak lain juga dapat mengalaminya, terutama mereka yang memiliki gangguan spektrum autisme, keterlambatan perkembangan, atau ADHD.
Perbedaan genetik, lingkungan, dan individu
Setiap anak adalah individu yang unik dan setiap orang memiliki kepribadian, pengalaman hidup, dan susunan genetik yang berbeda. Ini berarti beberapa anak akan lebih ramah dan memiliki lebih banyak energi daripada yang lain. Selain itu, beberapa keluarga dan lingkungan mendorong serta menerima perilaku yang lebih aktif.