Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
ilustrasi ibu rumah tangga (pexels.com/Jep Gambardella)
  • Artikel menyoroti penghasilan suami saja, terutama setara atau di bawah UMR, dapat tidak sebanding dengan kebutuhan keluarga dan tanggungan.
  • Ibu rumah tangga dapat mencari tambahan nafkah melalui usaha sekitar rumah, seperti jualan makanan, laundry, antar-jemput sekolah, penitipan anak, bimbel, dan warung.
  • Peluang kerja dari rumah juga mencakup afiliasi, jasa belanja, virtual assistant, host live, desain, penulisan, penerjemahan, hingga tata rias untuk membangun simpanan sendiri.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Penghasilan satu orang, apalagi nominalnya gak jauh dari upah minimum, bahkan di bawahnya, tentu tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan satu keluarga. Misalnya, hanya suami yang bekerja dengan gaji UMR di angka 2 jutaan. Ia harus menghidupi istri dan dua anak yang bersekolah.

Pendapatannya menjadi tidak sebanding dengan pengeluaran. Apalagi masih ada tanggungan orangtua dan mertua. Alangkah baiknya istri yang selama ini sepenuhnya menjadi ibu rumah tangga ikut membantu suami dalam mencari nafkah. Ada banyak ide pekerjaan untuk ibu rumah tangga yang dapat dilakukan dari rumah atau di sekitar rumah. Yuk, tangkap peluangnya!

1. Berjualan makanan dan minuman

ilustrasi gorengan (pexels.com/Hashtag Melvin)

Seorang istri apalagi telah menjadi ibu biasanya setiap hari memasak untuk keluarga. Ini lebih hemat daripada membeli makanan siap santap terus. Manfaatkan kemampuan memasak apa pun untuk sekalian berjualan. Kopi kekinian, aneka es, sampai jamu botolan juga bisa mendulang cuan.

2. Antar jemput anak sekolah

ilustrasi persiapan anak sekolah (pexels.com/Tiger Lily)

Di rumah ada motor atau mobil? Kalau kamu mau kendaraan yang lebih menghasilkan dan bukan sekadar membuatmu mengeluarkan biaya bahan bakar serta perawatan, jadikan alat untuk mencari uang. Buka jasa antar-jemput anak sekolah. Walaupun dirimu juga mesti mengantar jemput anak sendiri, tapi masih bisa barengan atau gantian sesuai jadwal masing-masing.

3. Menjaga anak tetangga

ilustrasi mengasuh anak (pexels.com/Gustavo Fring)

Peluang paling besar adalah yang ada di sekitarmu. Coba perhatikan kesibukan tetangga-tetanggamu. Pasangan suami istri yang harus bekerja setiap hari dan memiliki anak kecil tentu sangat repot. Tawarkan jasa menjaga anak mereka, baik di rumahnya maupun di rumahmu.

4. Laundry

ilustrasi laundry (pexels.com/RDNE Stock project)

Banyak orang sudah punya mesin cuci. Akan tetapi, faktanya, mencuci sendiri setiap hari masih dirasa terlalu merepotkan bagi mereka yang sibuk. Atau, mereka cuma mampu mencucinya dan tidak menyetrikanya. Jasa laundry rumahan akan sangat berguna buat meringankan pekerjaan mereka.

5. Bimbel atau menemani anak mengerjakan PR

ilustrasi mengajari mengaji (pexels.com/Andry Sasongko)

Kamu yang memiliki latar belakang pendidikan sampai S1 punya kesempatan bikin bimbel. Khususnya buat anak SD yang pelajarannya masih umum. Kamu yang beragama Islam juga dapat melatih anak mengaji. Ada pula les renang, main musik, dan sebagainya. Bahkan sekadar jasa menemani anak bikin PR pun diminati orangtua yang bekerja sampai malam.

6. Afiliator

ilustrasi mempromosikan produk (pexels.com/https://kaboompics.com/)

Cuma modal smartphone yang setiap hari dipakai, kamu sudah bisa menjadi afiliator marketplace. Daripada kamu gabut setelah semua pekerjaan rumah tangga selesai, mending tetap produktif dengan mempromosikan dagangan orang melalui tautan afiliasimu. Asal ini ditekuni, pasti ada orang yang membelinya.

7. Duta belanja

ilustrasi berbelanja (pexels.com/Matheus Amaral)

Lagi-lagi, kesibukan kerap membuat orang tidak sempat berbelanja kebutuhan makanan sehari-hari atau belanja bulanan. Dapat pula mereka cuma lagi terlalu mager. Alasannya tidak penting. Iklankan jasa titip belanja di status WA-mu. Asal biaya jasa gak mahal, pasti ada tetangga yang mau. Apalagi kalau mereka tidak punya kendaraan sendiri dan lokasi belanja cukup jauh.

8. Warung kelontong

ilustrasi jaga warung (pexels.com/Tom Fisk)

Begitu banyak produk diperlukan setiap hari. Maka usaha warung kelontong kecil kemungkinan sama sekali tidak ada peminatnya. Apalagi lingkunganmu sudah cukup padat penduduk. Ada saja produk yang perlu dibeli sekalipun mereka telah belanja bulanan.

9. Bersih-bersih rumah dan hewan peliharaan

ilustrasi bersih-bersih rumah (pexels.com/Vitaly Gariev)

Hindari memandang pekerjaan beres-beres rumah orang sebagai hal memalukan atau rendah. Tidak ada pekerjaan rendahan. Fokus pada kebutuhan yang ada di banyak rumah. Tugasmu pun jelas, seperti hanya menyapu, mengepel, membersihkan kamar mandi serta halaman, mencuci piring, dan merawat binatang peliharaannya. Bukan orang yang dapat sembarangan diperintah, apalagi harga dirinya diinjak-injak.

10. Virtual assistant dan host live

ilustrasi host live (pexels.com/Vitaly Gariev)

Sekarang pekerjaan yang dilakukan secara online sangat banyak. Di antaranya virtual assistant dan host live. Penghasilan per bulannya gak kalah dari pekerja kantoran tanpa kamu perlu ke mana-mana.

11. Ilustrator dan desainer cover buku atau kemasan

ilustrasi membuat ilustrasi (pexels.com/Sasha Kim)

Untukmu yang menyukai dunia desain serta gambar, kenapa tidak menjadikannya sumber penghasilan? Jasa desain sampul buku atau kemasan produk tidak murah. Kamu sebagai amatir dapat memasang harga lebih miring biar dapat pelanggan dan nama dulu. Sesuaikan dengan kemampuan pengguna saja.

12. Penulis, editor, serta penerjemah

ilustrasi bekerja dengan buku (pexels.com/ThisIsEngineering)

Punya ketertarikan pada bahasa serta buku? Manfaatkan kemampuan itu untuk mulai menuliskan ceritamu sendiri atau artikel. Kini banyak penerbit juga membuka informasi lowongan kerja editor dengan sistem kerja 100 persen WFH. Bagi kamu yang jago menerjemahkan bahasa asing, apalagi punya sertifikatnya, pun siap bekerja sebagai penerjemah profesional.

13. Penata rias

ilustrasi merias wajah (pexels.com/Antoni Shkraba)

Kamu gak perlu sampai buka rias pengantin jika keahlianmu tak cukup. Namun, di luar pengantin masih banyak keperluan perempuan sehingga butuh make up. Seperti wisuda, sesi foto, bahkan kondangan. Dirimu yang lumayan jago make up bisa mendapatkan penghasilan sekalian membantu orang.

Bekerja di kantor dari pagi sampai sore atau kerja shift mungkin tidak mudah bagi perempuan yang telah bersepakat dengan suami untuk di rumah saja. Akan tetapi, kamu masih bisa menghasilkan uang dari rumah dengan mencoba beberapa ide pekerjaan untuk ibu rumah tangga di atas. Selain uangnya untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga, dirimu juga lebih tenang karena punya simpanan sendiri.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article