Anak introver sering disorot bahkan dikhawatirkan karena sifatnya yang lebih suka menyendiri. Ia merasa kurang nyaman terus berada di tengah teman sebaya. Dia lebih memilih duduk saja sebagai pengamat ketika kawan-kawannya seru bermain bersama. Anak introver juga seakan-akan selalu punya keasyikan sendiri di rumah. Seperti aktivitas membaca, membuat keterampilan, dan sebagainya. Ia dikhawatirkan mengalami kesulitan bergaul yang serius.
Namun, ternyata anak ekstrovert juga memberikan tantangan tersendiri bagi orangtua. Anak berkarakter ini tetap membutuhkan pendampingan khusus. Bahkan kerap kali pengawasan serta pendisiplinannya harus ekstra dibandingkan dengan anak intorver. Di balik mudahnya mereka bersosialisasi, terdapat berbagai tantangan mengasuh anak ekstrovert berikut ini.
