“Kalau trimming baby nails itu sebaiknya setelah sebulan (lahir), karena kukunya baru mengeras dan baru panjang. Kalau sebelum itu, kukunya masih rapuh banget. Di samping itu juga belum panjang,” ujar Dr. Dian, dikutip HaiBunda.
Tips Memotong Kuku Bayi dengan Aman, Mudah dan Efektif!

- Memotong kuku bayi perlu dilakukan dengan hati-hati dan teknik yang tepat agar tidak melukai kulit sensitifnya.
- Pemilihan waktu yang tepat sangat penting, sebaiknya dilakukan setelah bayi berusia di atas satu bulan dan ketika bayi dalam keadaan tenang atau tidur.
- Pilih alat yang tepat, seperti gunting kuku bayi dengan ujung bulat atau pemotong kuku berbentuk melengkung, untuk memastikan proses pemotongan kuku berjalan lancar tanpa risiko cedera.
Memotong kuku bayi memang terlihat sederhana. Akan tetapi, bagi orangtua baru ini bisa menjadi kegiatan yang menegangkan. Bayi yang bergerak aktif dan kuku yang kecil membuat kita harus ekstra hati-hati saat memotongnya.
Tak jarang, sebagai orangtua, kita pun merasa khawatir akan melukai jari-jari mungil mereka. Tapi jangan khawatir, ada beberapa cara yang aman dan mudah untuk melakukannya tanpa membuat si kecil merasa tidak nyaman.
Dengan sedikit perhatian dan teknik yang tepat, memotong kuku bayi bisa menjadi kegiatan yang cepat dan mudah. Pastikan kamu tahu kapan waktu yang tepat dan alat yang sesuai agar prosesnya berjalan lancar. Yuk, simak tipsnya!
1. Lakukan di usia yang ideal untuk memotong kuku bayi

Memotong kuku bayi sering kali menjadi tantangan tersendiri bagi para orangtua, terutama bagi yang baru pertama kali melakukannya. Kuku bayi yang kecil dan rapuh memerlukan perhatian ekstra agar tidak melukai kulitnya yang sensitif.
Oleh karena itu, penting untuk mengetahui waktu dan cara yang tepat untuk melakukannya. Menurut Dr. Dian Sulistya Ekaputri, Sp.A, seorang dokter spesialis anak, sebaiknya memotong kuku bayi dilakukan ketika bayi berusia di atas satu bulan.
Pendapat ini menegaskan, bahwa pemilihan waktu yang tepat sangat penting untuk menjaga keamanan bayi saat memotong kuku. Dengan mengikuti panduan yang tepat, seperti menggunakan gunting kuku khusus bayi dan melakukannya ketika bayi dalam keadaan tenang atau tidur, kamu dapat memastikan kuku si kecil tetap bersih dan rapi tanpa risiko terluka.
2. Gunakan alat yang sesuai

Memilih alat yang tepat adalah langkah pertama yang perlu diperhatikan saat memotong kuku bayi. Sebaiknya, gunakan gunting kuku bayi yang memiliki ujung bulat atau pemotong kuku berbentuk melengkung.
Alat ini didesain khusus untuk memastikan kuku bayi terpotong dengan rapi tanpa melukai kulit sensitif mereka. Jangan lupa untuk selalu memeriksa kebersihan alat yang digunakan dan pastikan dalam keadaan steril.
Menurut National Institutes of Health, menggunakan kikir kuku atau emery board adalah cara yang lebih lembut dan aman untuk merapikan kuku bayi tanpa risiko cedera. Ini menjadi alternatif yang baik bagi orangtua yang merasa khawatir saat menggunakan gunting atau pemotong kuku.
Jadi, dengan alat yang tepat dan cara yang hati-hati, memotong kuku bayi tidak perlu menakutkan. Pastikan pula kamu melakukannya di waktu yang tepat dan dalam suasana yang tenang agar bayi tetap nyaman dan aman.
3. Pilih waktu yang tepat

Memilih waktu yang tepat sangat penting agar proses memotong kuku bayi berjalan lancar. Waktu terbaik adalah saat bayi sedang tidur atau dalam keadaan tenang. Setelah mandi juga bisa jadi momen yang pas karena kuku bayi menjadi lebih lunak, sehingga lebih mudah dipotong. Dengan bayi yang tenang, risiko cedera akibat gerakan mendadak pun bisa dihindari.
Jika bayi terlihat gelisah atau rewel, cobalah menenangkannya dengan nyanyian lembut atau berbicara dengan suara tenang. Ini dapat membantu mengalihkan perhatian bayi agar proses memotong kuku bisa berlangsung tanpa stres bagi kamu dan bayi. Pastikan juga untuk melakukan kegiatan ini di ruangan yang terang agar kamu dapat melihat dengan jelas dan memotong kuku dengan lebih presisi.
Dengan mengikuti tips di atas, dijamin kamu bisa memotong kuku bayi dengan aman dan nyaman. Ingat, kesabaran dan ketelitian sangat penting dalam menjaga keselamatan si kecil. Semoga tips ini bermanfaat dan membantu kamu dalam merawat bayi dengan lebih baik.