Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

3 Tips Parenting Sederhana Angel Pieter, Fokus sama Diri Sendiri Dulu

3 Tips Parenting Sederhana Angel Pieter, Fokus sama Diri Sendiri Dulu
Dok. Angel Pieters
  • Angel Pieters menekankan orangtua perlu membenahi diri, menjaga emosi, dan menjadi pribadi utuh karena anak usia dini menjadikan ayah-ibu sebagai teladan serta tempat aman.
  • Menurut Angel, parenting juga mencakup kesejahteraan orangtua. Mengenali kebutuhan dan keinginan diri dinilai membantunya memberi yang terbaik bagi anak dan pasangan.
  • Sebagai working mom, Angel memilih kualitas kehadiran daripada durasi: berinteraksi penuh tanpa ponsel selama waktu singkat untuk membangun kedekatan dengan anak.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Nama yang dulu sering terdengar sebagai penyanyi cilik, sekarang sudah bertumbuh dewasa dan menjadi seorang ibu. Ia adalah Angel Pieters. Perempuan yang namanya populer sebagai jebolan Idola Cilik ini, punya peran baru sebagai ibu dari satu orang anak bernama Caspar Arsyanendra Wisesa.

Sebagai ibu dari putra yang usianya hampir menginjak tiga tahun ini, Angel belajar banyak tentang mengenal diri sendiri. Justru, perjalanan inilah yang menurutnya sangat penting bagi tumbuh kembang Caspar nantinya. Ada tiga hal yang menjadi poin utama parenting-nya kepada Caspar, ini ulasan lengkapnya.

  1. 1. Jadilah versi terbaik diri sendiri sebelum mengasuh anak

    Caspar Putra Angel Pieters.jpg
    Angel Pieters dalam sesi intimate sharing bertajuk “Merawat Diri, Merawat Jiwa”, bagian dari rangkaian Thank You Mom Club di LovLov pada Sabtu (8/8/2026) (dok. Angel Pieters)

    Sebagai seorang perempuan yang kini membangun keluarga kecilnya sendiri, Angel paham betul bagaimana anak tumbuh dengan meniru orangtua. Menurutnya, parenting bukan soal apa yang orangtua bisa berikan kepada anak, melainkan tentang orangtua itu sendiri.

    "Parenting yang aku terapkan ke anakku adalah bagaimana aku bisa menjadi ibu yang utuh (full) terlebih dahulu. Bagaimana aku bisa menjaga kewarasanku, mengatur emosiku, dan membenahi diriku sendiri. Setelah itu, baru aku menerapkannya kepada anak," ujarnya saat ditemui di PIK, Jakarta Utara, pada Sabtu (8/8/2026).

    Angel memandang bahwa anak usia satu sampai tiga tahun masih berada di masa golden age. Anak-anak ini hanya benar-benar mengenal orangtuanya dan belum mengerti akan hal lain.

    Angel menuturkan, "Secara naluri dan sebagai manusia, mereka hanya tahu bahwa ini adalah ayah dan ibunya. Orangtua adalah tempat mereka bergantung dan merasa aman. Tidak ada orang lain yang memiliki peran sebesar itu dalam hidup mereka. Karena itu, yang sekarang aku dan suamiku terapkan adalah bagaimana kami bisa terus menjadi pribadi yang lebih baik demi anak kami."

  2. 2. Tidak melupakan kesejahteraan diri sendiri

    Angel Pieters dalam  sesi intimate sharing bertajuk “Merawat Diri, Merawat Jiwa”, bagian dari rangkaian Thank You Mom Club di LovLov pada Sa
    Angel Pieters dalam sesi intimate sharing bertajuk “Merawat Diri, Merawat Jiwa”, bagian dari rangkaian Thank You Mom Club di LovLov pada Sabtu (8/8/2026) (IDN Times/Adyaning Raras)

    Angel belajar perjalanan menjadi orangtua bukan sekadar tentang mendidik dan menyejahterakan anak. Tapi, juga bagaimana orangtua bisa menyejahterakan dirinya sendiri. Menurutnya, orangtua dapat menjadi teladan yang baik dengan memberikan yang terbaik kepada keluarga mereka.

    "Yang aku belajar (sebagai orangtua) adalah bagaimana aku tidak mengulang kesalahan. Tidak mengulang kesalahan ini dan itu sebagai orangtua. Kita bukan mengutamakan hanya kesejahteraan anak, kayak semuanya kita bela-belain (buat anak). Tapi, kita juga harus mengutamakan diri sendiri," kata Angel.

    Buatnya, salah satu prinsip parenting-nya adalah mengenali dengan benar siapa dirinya. Ketika sudah tahu apa yang ia butuhkan dan inginkan sebagai seorang perempuan dan ibu, maka ia juga akan bisa memberikan yang terbaik untuk anak dan suami.

  3. 3. Fokus pada kualitas kehadiran, bukan lamanya waktu bersama

    Angel Pieters
    Angel Pieters dalam sesi intimate sharing bertajuk “Merawat Diri, Merawat Jiwa”, bagian dari rangkaian Thank You Mom Club di LovLov pada Sabtu (8/8/2026) (dok. Angel Pieters)

    "Aku tidak suka menyebutkan sesuatu yang menurutku tidak realistis. Ini yang realistis adalah ketika kamu ingin menjadi working mom, there’s no way that you can have a work-life balance," jelasnya.

    Salah satu prinsip yang ditekankan Angel adalah benar-benar hadir untuk anaknya. Dengan aktivitas yang bertubi-tubi di pekerjaan maupun rumah, Angel tidak percaya ada yang namanya work life balance. Menurutnya, pandangan work life balance untuk setiap orang pasti berbeda.

    "Buat aku, sepertinya kita harus menerima kenyataan itu. Ketika kita bekerja dan memiliki seorang anak, aku selalu belajar, kadang meluangkan waktu buat anak itu bukan hanya sekadar kita seharian sama dia. Yang jauh lebih penting adalah saat kita bersama mereka, meskipun hanya 10 atau 15 menit, kita benar-benar hadir sepenuhnya (present) untuk mereka," katanya.

    Hadir dalam artian orangtua tidak memegang handphone, tidak sedang chatting. Benar-benar orangtua yang berinteraksi dengan anak dalam waktu singkat itu. Buatnya, percuma punya waktu yang lama dengan anak, tapi kurang berkualitas. Maka dari itu, ia benar-benar sengaja meluangkan waktu untuk bisa membangun bonding dengan hadir sepenuhnya.

    Jadi, itu dia beberapa hal yang diterapkan Angel Pieters dalam mengasuh dan mendidik putra semata wayangnya, Caspar. Gimana denganmu, nih?

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More