Apa kamu merasa lemari sudah penuh sampai susah ditutup, tapi pas mau pergi malah bingung mau pakai baju apa? Fenomena "gak ada baju" padahal tumpukan pakaian makin menghabiskan space kamar ini sering dialami anak muda zaman sekarang. Dorongan untuk beli baju baru cuma demi konten atau mengikuti tren fast fashion yang gantinya secepat kilat bikin kamu terjebak dalam siklus konsumsi yang gak ada habisnya.
Kalau kebiasaan ini dibiarkan terus, bukan cuma dompet kamu yang makin menjerit, tapi bumi juga yang bakal menanggung bebannya, lho. Limbah tekstil yang menumpuk makin memperparah krisis lingkungan, dan gaya hidup impulsif ini bikin kamu kehilangan identitas dalam berbusana. Nah, bertepatan dengan momentum Hari Kebaya Nasional, 24 Juli 2026 mendatang, ini saat yang pas banget buat kita melirik kembali warisan budaya yang ternyata jadi solusi paling gaya dan ramah lingkungan, yakni teknik berkain.
