Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Cara Menyempatkan Membaca Buku Meski Jadwal Padat
ilustrasi membaca (pexels.com/Christina Morillo)
  • Membaca tetap bisa disisipkan di tengah jadwal padat dengan target kecil, seperti satu hingga dua halaman per sesi, agar kebiasaan tidak terus tertunda.
  • Waktu libur, perjalanan sebagai penumpang, 15 menit sebelum tidur, dan sisa jam makan siang dapat dimanfaatkan untuk membaca tanpa mengganggu kewajiban utama.
  • Audiobook menjadi alternatif saat sibuk karena bisa didengarkan sambil beraktivitas, tetapi tidak disarankan ketika berkendara atau mengerjakan pekerjaan berisiko.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Orang yang jarang membaca tidak bisa langsung dihakimi sebagai gak suka buku. Seperti kamu yang kesibukannya sangat tinggi. Bukan soal gemar membaca atau tidak. Namun, waktunya yang nyaris gak ada. Dirimu barangkali sudah membeli banyak buku secara online biar praktis. Akan tetapi, tetap saja tumpukan buku itu belum juga disentuh. Kamu berharap punya waktu luang untuk membaca.

Akan tetapi, itu seperti tidak pernah ada. Dirimu mesti melakukan sangat banyak tugas setiap harinya. Apakah bisa kamu tetap memiliki waktu untuk membaca? Jawabannya sangat mungkin asalkan dirimu pandai memanfaatkan waktu sesedikit apa pun buat membaca barang 1 atau 2 halaman per sesi. Ikuti tipsnya.

1. Jadikan kegiatan wajib saat libur

ilustrasi membaca (pexels.com/Christina Morillo)

Bukan berarti saat libur kamu gak boleh jalan-jalan atau melakukan aktivitas lain buat refreshing. Namun, membaca perlu menjadi kegiatan wajib mumpung dirimu gak harus bekerja. Tidak usah sehari penuh dipakai untuk membaca buku.

Bisa cuma beberapa jam dari 24 jam yang kamu miliki. Terpenting dirimu tak boleh sampai tidak melakukannya. Sebab jika hari libur saja gak digunakan untuk membaca, kapan lagi kamu bakal melaksanakannya?

Mungkin nanti dirimu juga akan jalan-jalan bersama keluarga. Akan tetapi, wajib baca dulu sebelum atau setelahnya. Misalnya, kalian mau berangkat ke pantai jam 08.00. Kamu sudah bangun sejak pukul 05.00. Gunakan barang 1 sampai 2 jam buat membaca dengan fokus.

2. Membaca dalam perjalanan ke atau dari kantor asal gak berkendara sendiri

ilustrasi membaca (pexels.com/Gustavo Fring)

Kamu setiap hari berangkat dan pulang kantor bawa kendaraan sendiri atau tidak? Jika dirimu naik kendaraan umum atau diantar jemput, terdapat kesempatan buat membaca. Selama kamu sudah mendapatkan tempat duduk atau berdiri yang aman pasti bisa membaca.

Daripada dirimu cuma bengong sampai tiba di tujuan. Ini sangat lumayan buat membunuh waktu di jalan. Kamu gak merasa terlalu lama dalam kendaraan umum. PR-nya cuma satu.

Dirimu tidak boleh lengah sedikit pun terhadap barang bawaan. Jangan sampai kamu keasyikan membaca lalu gak sadar ketika ada orang yang mengambil barang berhargamu. Sudahi membaca beberapa saat sebelum tempat tujuanmu biar tak telat turun.

3. Gunakan barang 15 menit sebelum tidur malam sambil rehat dari gadget

ilustrasi membaca (pexels.com/Ron Lach)

Sesibuk-sibuknya kamu pasti akan tetap tidur di malam hari. Walau sebelumnya dirimu barangkali masih bergulat menyelesaikan pekerjaan atau menjawab surel. Namun, biasanya orang gak bisa langsung tidur setelah memakai gawai.

Apalagi habis mengurus hal-hal terkait pekerjaan. Pikiran pasti masih fokus ke situ dan seakan-akan kamu lebih siap terus melek serta bekerja daripada tidur. Kantuk seperti hilang.

Kamu perlu mempersiapkan diri untuk bisa tidur nyenyak. Tutup semua gawaimu dan membacalah walau hanya 15 menit. Pikiran akan segera beralih dari pekerjaan yang terakhir dibuka ke isi buku. Pilih buku yang tidak terlalu berat sebagai pengantar tidur.

4. Memakai sebagian waktu makan siang

ilustrasi membaca (pexels.com/https://kaboompics.com/)

Di jam makan siang kamu jelas mesti mengisi energi. Jangan sampai melewatkan makan sekalipun kesibukan lagi tinggi-tingginya. Namun, waktu istirahat siang lumayan panjang. Biasanya sekitar 1 jam.

Dirimu dapat membaginya menjadi 20 menit makan, 10 menit beribadah, dan 30 menit sisanya untuk membaca sambil duduk santai. Kamu tetap beristirahat, tapi sembari mengisi otak dengan asupan dari aktivitas membaca. Jika tidak begini, sukar untukmu dapat benar-benar membaca.

Pagi hari kamu selalu dalam kondisi terburu-buru. Bawaannya cemas kalau-kalau sampai terlambat tiba di kantor. Pulangnya dirimu telah terlalu capek. Sulit untukmu berkonsentrasi pada bacaan yang paling ringan sekalipun.

5. Gunakan aplikasi audiobook

ilustrasi mendengarkan audio book (pexels.com/Gustavo Fring)

Teknologi juga bisa dimanfaatkan untuk memudahkanmu tetap membaca buku setiap harinya. Sekalipun dirimu sesibuk biasanya. Cuma beda cara dalam menikmati bacaan. Kalau dirimu tak sedang sibuk tentu bisa membaca buku seperti biasa.

Namun, ketika kesibukanmu tinggi ada aplikasi audiobook yang dapat digunakan. Dirimu tinggal mendengarkan suara buku dibacakan. Kamu bisa tetap sambil melakukan kegiatan lain. Termasuk menyelesaikan pekerjaan.

Namun, jika dirimu hendak menggunakan aplikasi audiobook tetap ada beberapa kondisi yang terlarang. Seperti kalau pekerjaanmu cukup berisiko. Misalnya, mengoperasikan mesin. Juga jangan memakainya ketika sedang berkendara. Takutnya konsentrasimu ke pekerjaan yang berisiko atau kondisi lalu lintas menjadi terpecah.

Jika keinginan membaca selalu batal oleh kesibukan, sampai kamu pensiun dapat tidak terlaksana. Dengan lima trik di atas, per hari kamu masih dapat membaca sekalipun kurang dari 5 halaman. Masih lebih baik daripada tidak sama sekali.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article