Belakangan ini, tren underconsumption core semakin banyak menarik perhatian di media sosial. Gaya hidup ini mengajak seseorang untuk lebih bijak dalam menggunakan barang yang sudah dimiliki dan gak terburu-buru membeli sesuatu hanya karena sedang viral atau mengikuti tren. Fokusnya bukan pada seberapa banyak barang yang dimiliki, melainkan pada kebiasaan mengonsumsi secara lebih sadar dan sesuai kebutuhan.
Meski sering dikaitkan dengan hidup hemat, underconsumption core gak berarti melarang diri untuk berbelanja atau menikmati hasil kerja keras. Kamu tetap bisa membeli barang baru ketika memang dibutuhkan atau barang lama sudah gak lagi layak digunakan. Dengan begitu, setiap keputusan belanja menjadi lebih terencana dan memiliki tujuan yang jelas.
Menerapkan gaya hidup ini juga gak harus dilakukan secara drastis. Kamu bisa memulainya dari kebiasaan-kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Berikut beberapa langkah yang sejalan dengan tren underconsumption core dan bisa mulai kamu terapkan.
