Tidak semua pertemanan yang bertahan lama benar-benar sehat untuk dijaga. Ada teman yang hadir setiap hari, tetapi diam-diam membuat kamu merasa lelah, tidak nyaman, bahkan mempertanyakan diri sendiri. Anehnya, banyak orang baru sadar sedang berada dalam toxic friendship setelah terlalu sering merasa “Kok capek, ya, habis ketemu dia?”.
Kadang, hubungan seperti ini sulit dikenali karena dibungkus candaan, kedekatan, atau rasa gak enakan. Kamu mungkin masih mencoba memaklumi sikapnya karena takut dianggap sensitif atau terlalu baper. Yuk, simak beberapa ciri teman toxic yang sering muncul tanpa disadari, supaya kamu bisa mulai membatasi pertemanan dan membangun circles sehat.
