Menjadi tempat orang lain bercerita sering kali dianggap sebagai tanda bahwa kamu adalah pribadi yang dapat dipercaya. Teman datang ketika sedang putus cinta, rekan kerja bercerita tentang masalah pekerjaan, atau keluarga menghubungimu ketika sedang menghadapi persoalan. Kamu mungkin terbiasa mendengarkan, memberikan saran, dan berusaha membuat mereka merasa lebih baik. Namun, pernahkah kamu merasa bahwa semakin sering mendengarkan masalah orang lain, kamu justru semakin kehilangan energi untuk menghadapi masalahmu sendiri?
Kondisi tersebut bisa menjadi salah satu tanda bahwa kamu sedang mengalami kelelahan emosional atau emotional burnout. Kelelahan emosional dapat muncul ketika seseorang terus-menerus menghadapi tuntutan emosional tanpa memiliki cukup waktu untuk memulihkan diri. Menjadi pendengar yang baik bukan sesuatu yang salah, tetapi kamu tetap memiliki kapasitas emosional yang terbatas. Berikut lima tanda yang mungkin menunjukkan bahwa kamu sudah mulai lelah menjadi tempat bersandar bagi orang lain.
