6 Cara Menata Sudut Rumah yang Jadi Tempat Taruh Barang Sementara

- Tentukan fungsi khusus sudut rumah berdasarkan barang yang sering menumpuk, seperti area barang bawaan atau perlengkapan kebersihan, agar tidak menjadi tempat menyimpan segala benda.
- Gunakan keranjang atau wadah terbuka untuk barang sementara, kelompokkan sesuai tujuan akhirnya, dan periksa secara rutin supaya paket, pakaian, serta belanjaan segera ditangani.
- Batasi durasi penyimpanan, singkirkan barang tak terpakai, serta gunakan kotak berlabel untuk benda kecil agar sudut rumah lebih lega, mudah dicari, dan dibersihkan.
Pernah berniat meletakkan barang sebentar di sudut rumah, tetapi akhirnya barang tersebut menumpuk selama berhari-hari? Awalnya mungkin hanya tas belanja, paket yang belum dibuka, atau pakaian yang belum sempat disimpan. Lama-lama, barang lain ikut menumpuk sampai sudut rumah terlihat berantakan dan sulit dibersihkan.
Supaya hal ini gak terus berulang, kamu bisa menata sudut rumah dengan sistem penyimpanan yang lebih teratur. Gak harus membeli furnitur baru, beberapa perubahan sederhana juga bisa membantu menjaga area tersebut tetap rapi. Berikut delapan cara menata sudut rumah yang sering menjadi tempat menaruh barang sementara.
1. Tentukan fungsi khusus

Ruang penyimpanan (freepik.com/ freepik) Tentukan fungsi sudut rumah yang selama ini sering digunakan untuk menaruh barang. Tanpa fungsi yang jelas, area tersebut akan mudah dipakai untuk menyimpan apa saja, mulai dari tas, kardus, pakaian, sampai perlengkapan rumah tangga.
Coba perhatikan jenis barang yang paling sering menumpuk di sana. Jika kebanyakan berupa tas dan barang yang dibawa dari luar rumah, kamu bisa menjadikan sudut tersebut sebagai area penyimpanan barang bawaan. Kalau yang sering muncul adalah perlengkapan kebersihan, sediakan tempat khusus untuk sapu, pel, atau alat pembersih lainnya.
2. Gunakan keranjang untuk menaruh barang sementara

Keranjang penyimpanan (freepik.com/ lifeforstock) Kalau kamu memang membutuhkan tempat untuk meletakkan barang sebelum dibereskan, keranjang bisa menjadi solusi praktis. Pilih keranjang dengan ukuran yang sesuai dengan kebutuhan dan luas sudut rumah. Keranjang yang terlalu besar justru bisa membuat area terlihat penuh, sedangkan yang terlalu kecil mungkin tidak cukup menampung barang yang biasa diletakkan di sana.
Tentukan waktu untuk memeriksa isinya, misalnya setiap sore atau setelah selesai beraktivitas. Pisahkan barang yang perlu disimpan, dibuang, atau dipindahkan ke ruangan lain. Pilih keranjang yang terbuka dan mudah dijangkau. Dengan begitu, kamu bisa melihat isinya tanpa harus membongkar wadah terlebih dahulu dan lebih cepat menyadari ketika barang mulai menumpuk.
3. Pisahkan barang sesuai tujuan akhirnya

Orang merapikan barang (freepik.com/ freepik) Barang yang menumpuk sering berasal dari banyak aktivitas. Ada paket yang belum dibuka, pakaian yang perlu dicuci, barang belanjaan yang belum disimpan, hingga benda yang harus dibawa saat keluar rumah. Kalau semuanya dicampur, proses membereskan akan terasa lebih merepotkan.
Supaya lebih mudah, kelompokkan barang berdasarkan tindakan yang perlu dilakukan. Misalnya, paket yang belum diperiksa diletakkan di satu wadah, barang yang harus dikembalikan ke lemari dikumpulkan dalam keranjang lain, sedangkan pakaian kotor langsung dibawa ke tempat laundry. Kamu gak harus menyediakan wadah untuk setiap jenis barang. Cukup buat pengelompokan yang sesuai dengan kebiasaan sehari-hari agar sistemnya tidak terlalu rumit.
4. Batasi waktu penyimpanan barang sementara

Orang menyortir barang (freepik.com/ freepik) Tempat penyimpanan sementara sering berubah menjadi tempat penumpukan karena tidak ada batas waktu untuk membereskan isinya. Barang yang awalnya hanya ingin diletakkan selama beberapa menit akhirnya bertahan sampai berminggu-minggu.
Untuk mencegahnya, tentukan aturan sederhana mengenai berapa lama barang boleh berada di sudut tersebut. Kamu bisa membiasakan diri memeriksa area itu setiap malam atau menetapkan bahwa barang yang diletakkan pada hari itu harus dipindahkan sebelum tidur.
Kebiasaan ini membantu menjaga jumlah barang tetap terkendali. Kamu juga tidak perlu menghabiskan banyak waktu untuk membereskan tumpukan besar yang terbentuk selama berhari-hari.
5. Kurangi barang yang tidak lagi dibutuhkan

Orang menata dapur (Pexels.com/ SHVETS production) Coba periksa barang yang sudah lama berada di sudut tersebut. Pisahkan benda yang memang masih dibutuhkan, barang yang bisa disimpan di tempat lain, dan barang yang sudah tidak memiliki fungsi. Kardus yang masih layak dapat disimpan dalam jumlah terbatas jika memang sering digunakan untuk mengemas barang. Tas yang masih bagus tetapi tidak terpakai bisa diberikan kepada orang lain, sedangkan kemasan kosong yang tidak dibutuhkan sebaiknya segera dibuang atau didaur ulang sesuai kondisinya.
Hindari menyimpan barang hanya karena merasa sayang membuangnya tanpa mempertimbangkan apakah barang tersebut benar-benar akan digunakan. Semakin sedikit barang yang tidak diperlukan, semakin mudah kamu mengatur ruang penyimpanan. Sudut rumah yang lebih lega juga membuat proses membersihkan lantai jadi lebih praktis karena tidak banyak benda yang harus dipindahkan.
6. Gunakan kotak berlabel untuk barang kecil

Orang dengan kotak kardus di rumah (pexels.com/ Vitaly Gariev) Barang-barang berukuran kecil sering menjadi penyebab sudut rumah terlihat penuh meskipun masing-masing tidak memakan banyak tempat. Contohnya kabel, alat tulis, baterai, kunci cadangan, atau perlengkapan lain yang belum sempat dikembalikan ke tempatnya. Gunakan kotak penyimpanan yang sesuai dengan jenis barang. Kelompokkan benda yang memiliki fungsi serupa agar tidak tercampur dengan barang lainnya. Kamu bisa memanfaatkan wadah yang sudah tersedia di rumah sehingga tidak perlu membeli banyak perlengkapan baru.
Tambahkan label sederhana pada setiap kotak jika isinya tidak mudah terlihat dari luar. Label membantu kamu menemukan barang dengan cepat sekaligus mengingatkan bahwa setiap benda memiliki tempat penyimpanan sendiri. Hindari memasukkan semua barang kecil ke satu kotak tanpa pengelompokan. Cara ini memang membuat permukaan lantai lebih kosong, tetapi bisa menyulitkan ketika kamu perlu mencari sesuatu. Pilih wadah yang mudah dibuka dan letakkan pada rak atau lemari kecil agar tidak kembali menumpuk di sudut rumah.








![[QUIZ] Pilih Karakter Upin & Ipin Ini, Kami Tebak Penyebab Stres Kamu](https://image.idntimes.com/post/20250529/screenshot-20250530-053909-youtube-07692f3ede1ec4b723353630ccf77f5a.jpg)



![[QUIZ] Tes Bahasa Jepang untuk Melamar Kerja, Sudah Jago?](https://image.idntimes.com/post/20250527/pexels-tomas-malik-793526-3408354-535a16e7fb7bdc23245ff21afd8e8c4f-9d6b2f7bbdda94aebe70ad8e102b5ae2.jpg)





![[QUIZ] Pilih Sahabat Upin dan Ipin, Kami Tebak Kamu Orang Have, Had, atau Not Yet](https://image.idntimes.com/post/20260806/buzqhz3dr9ctth8ubbzis41l4_65153519-5b8e-4ccf-9b6f-f10813e87015.png)




