Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

7 Peribahasa Sunda yang Mempunyai Arti sebagai Sindiran

7 Peribahasa Sunda yang Mempunyai Arti sebagai Sindiran
infobudaya.net
Share Article

Indonesia merupakan negara yang kaya akan keragamannya seperti adat istiadat, rumah adat, seni, hingga bahasa. Bahkan, kebanyakan provinsi di Indonesia memiliki peribahasa daerah sendiri seperti peribahasa Jawa dan peribahasa Sunda.

Berbicara tentang peribahasa Sunda, pastinya kebanyakan hanya masyarakat Sunda yang mengetahuinya. Bagi kamu yang berada di luar daerah Jawa Barat atau Banten, berikut tujuh peribahasa Sunda yang mempunyai makna sebagai sindiran.

  1. 1. Beungeut nyangareup ati mungkir

    freepik.com/cookie_studio
    freepik.com/cookie_studio

    Pernakah kamu menemukan seseorang yang berperilaku baik, namun di belakang kita dia tidak sebaik seperti apa yang kira? Dalam bahasa Sunda, terdapat peribahasa yang dapat menggambarkan orang seperti itu, yaitu beungeut nyangareup ati mungkir. Kita juga dapat menyebut orang tersebut sebagai orang yang munafik.

  2. 2. Bodo katotoloyoh

    freepik.com/cookie_studio
    freepik.com/cookie_studio

    Bodo katotoloyoh mempunyai arti seseorang yang tidak mengerti namun dia juga tidak mau bertanya. Pastinya orang seperti dapat kita temukan di berbagai tempat seperti sekolah, kampus, hingga kantor. Jika kamu tidak tahu akan suatu hal, lebih baik bertanya ya.

  3. 3. Cap jahe

    freepik.com/stockking
    freepik.com/stockking

    Cap jahe di sini bukan berarti salah satu jenis tanaman ya. Jika seseorang disebut cap jahe, maka orang tersebut mempunyai sifat pelit atau kikir. Kamu pastinya tidak mau disebut sebagai seorang yang cap jahe, bukan?

  4. 4. Cul dogdog tinggal igel

    freepik.com/8photo
    freepik.com/8photo

    Jika kamu disebut cul dogdog tinggal igel, maka kamu merupakan seseorang yang tak bertanggung jawab. Betul, peribahasa ini mempunyai arti meninggalkan tanggung jawab yang seharusnya seseorang lakukan. 

  5. 5. Gede hulu

    freepik.com/cookie_studio
    freepik.com/cookie_studio

    Apakah kamu merupakan seseorang yang sombong? Jika iya, peribahasa ini sangat cocok untuk menggambarkan sikap kamu. Benar, gedé hulu ini mempunyai arti seseorang yang sombong. 

  6. 6. Jiga awi sumaer di pasir

    freepik.com/mego-studio
    freepik.com/mego-studio

    Peribahasa jiga awi sumaér di pasir mempunyai arti seseorang yang tidak mempunyai pendirian. Orang tersebut cukup mudah untuk dipengaruhi dan tidak punya arah atau tujuan yang jelas.

  7. 7. Kokolot begog

    freepik.com/pvproductions
    freepik.com/pvproductions

    Kamu pasti mempunyai teman yang sok tahu kan? Jika iya, teman seperti sangat cocok dengan peribahasa yang satu ini. Kokolot begog merupakan istilah untuk mengungkapkan seseorang yang sok tahu. 

    Nah, itu dia tujuh peribahasa Sunda yang mempunyai fungsi sebagai sindiran. Jadi, jika kamu berasal dari luar Jawa Barat atau Banten yang mana daerah masyarakat Sunda, kamu dapat menyindir teman kamu dengan peribahasa ini ya agar dia tidak sakit hati.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More