Kritik sebenarnya dapat menjadi salah satu cara untuk melihat kekurangan yang selama ini gak disadari. Namun, menerima kritik gak selalu mudah karena komentar tentang kesalahan atau kekurangan sering terasa seperti serangan terhadap diri sendiri. Padahal, kritik yang disampaikan dengan tepat dapat membantu seseorang memahami dirinya secara lebih objektif dan berkembang menjadi pribadi yang lebih baik.
Reaksi defensif saat mendapat kritik merupakan hal yang cukup manusiawi, terutama ketika komentar tersebut menyentuh bagian diri yang dianggap penting. Ada kalanya seseorang langsung membantah, merasa tersinggung, atau memilih menghindar meski sebenarnya tahu bahwa kritik tersebut memiliki dasar yang masuk akal. Supaya gak terus terjebak dalam pola tersebut, yuk pahami alasan seseorang sulit menerima kritik dan belajar melihatnya dari sudut pandang yang lebih sehat.
