Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Tren Vendor Apa Saja yang Favorit di Pernikahan Gen Z?

Tren Vendor Apa Saja yang Favorit di Pernikahan Gen Z?
Ilustrasi vendor pernikahan (generated image by ChatGPT/Maya Lubis)
  • Pernikahan Gen Z kini menekankan pengalaman tamu yang personal dan memorable, bukan sekadar resepsi makan, foto, lalu pulang.
  • Booth minuman viral dan photobooth aesthetic diminati karena interaktif, bisa disesuaikan dengan tema, serta menghasilkan elemen dekorasi dan suvenir personal.
  • Tarot corner, massage corner, dan video guestbook menawarkan hiburan, waktu relaksasi, serta dokumentasi ucapan tamu yang lebih hidup.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Pernikahan gen Z makin jauh dari konsep resepsi yang cuma datang, makan, foto, lalu pulang. Banyak pasangan sekarang lebih suka menghadirkan pengalaman kecil yang bikin tamu ikut menikmati acara, mulai dari minuman yang lagi viral sampai area relaksasi di tengah pesta.

Vendor yang dipilih pun jadi lebih unik dan personal. Gak selalu harus mewah, yang penting punya daya tarik dan bisa bikin acara terasa lebih memorable. Lalu, vendor apa saja yang mulai menarik untuk hadir di pernikahan gen Z?

  1. 1. Booth minuman viral

    Ilustrasi vendor pernikahan
    Ilustrasi vendor pernikahan (generated image by ChatGPT/Maya Fahel)

    Coffee bar, matcha station, mocktail, sampai minuman racikan yang sedang viral bisa jadi salah satu spot paling ramai di resepsi. Konsepnya lebih playful dibanding sekadar menyediakan minuman di meja katering karena tamu bisa melihat langsung proses pembuatannya dan memilih menu favorit.

    Biar makin personal, pasangan bisa membuat signature drink dengan nama yang terinspirasi dari cerita mereka. Cup, sleeve, atau menu board juga bisa dibuat sesuai tema pernikahan sehingga booth minuman sekaligus jadi bagian dari dekorasi.

  2. 2. Photobooth yang lebih aesthetic

    Ilustrasi vendor pernikahan
    Ilustrasi vendor pernikahan (generated image by ChatGPT/Maya Fahel)

    Photobooth masih jadi favorit, tapi tampilannya sekarang lebih clean dan stylish. Konsep seperti black and white portrait, Korean photobooth, vintage frame, sampai editorial style bikin hasil foto terasa lebih layak disimpan atau langsung diunggah ke media sosial.

    Supaya gak terasa template, sesuaikan background dan frame dengan konsep pernikahan. Tambahkan tanggal, inisial pasangan, atau ilustrasi kecil agar foto yang dibawa pulang tamu terasa seperti suvenir personal.

  3. 3. Tarot reading corner

    Ilustrasi vendor pernikahan
    Ilustrasi vendor pernikahan (generated image by ChatGPT/Maya Lubis)

    Baca tarot bisa jadi pilihan hiburan yang unexpected untuk resepsi. Tamu bisa mampir untuk mendapat bacaan singkat seputar cinta, karier, atau kehidupan sambil menunggu sesi acara berikutnya.

    Buat konsepnya tetap ringan sebagai hiburan, bukan sesuatu yang terlalu serius. Sudut kecil dengan meja, lighting hangat, dan dekorasi yang sedikit mystical sudah cukup bikin tarot corner jadi spot yang menarik perhatian.

  4. 4. Massage corner

    Ilustrasi vendor pernikahan
    Ilustrasi vendor pernikahan (generated image by ChatGPT/Maya Lubis)

    Datang ke pernikahan pakai heels atau berdiri cukup lama bisa bikin tamu cepat lelah. Karena itu, massage corner bisa jadi detail kecil yang surprisingly thoughtful, terutama untuk pesta dengan durasi panjang.

    Gak perlu menyediakan treatment lengkap seperti di spa. Quick shoulder massage, hand massage, atau foot massage selama beberapa menit sudah cukup untuk memberi tamu waktu recharge sebelum kembali menikmati pesta.

  5. 5. Video guestbook

    Ilustrasi vendor pernikahan
    Ilustrasi vendor pernikahan (generated image by ChatGPT/Maya Lubis)

    Buku tamu sekarang gak harus selalu berupa tulisan. Video guestbook memungkinkan tamu meninggalkan ucapan, pesan, jokes, atau cerita spontan lewat kamera yang sudah disediakan di satu spot khusus.

    Hasilnya jauh lebih hidup karena pasangan bisa mendengar kembali suara dan ekspresi orang orang terdekat setelah acara selesai. Beberapa tahun kemudian, kumpulan video ini bahkan bisa terasa seperti time capsule dari hari pernikahan.

    Vendor pernikahan gen Z makin fokus pada pengalaman yang bikin tamu merasa ikut menjadi bagian dari cerita. Gak harus semuanya dipakai, pilih satu atau dua yang paling sesuai dengan vibe pernikahan supaya acaranya tetap personal dan gak terasa dipaksakan!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More