Membaca buku sering dianggap sebagai kebiasaan positif yang menunjukkan bahwa seseorang memiliki wawasan luas. Namun, menariknya, tidak semua jenis buku mendapatkan penilaian yang sama. Buku dengan pembahasan berat, bahasa rumit, atau teori yang sulit dipahami terkadang dianggap lebih bergengsi dibandingkan bacaan ringan.
Padahal, tingkat kesulitan sebuah buku belum tentu menentukan seberapa besar manfaat yang bisa diperoleh pembacanya. Novel ringan atau buku dengan bahasa sederhana juga bisa memberikan banyak pelajaran. Lalu, kenapa membaca buku yang sulit dipahami dianggap lebih bergengsi?
