Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
4 Buku yang Pernah Jadi Pilihan Jaehyun NCT 127, Mana Favoritmu?
Rekomendasi buku dari Jaehyun NCT (gramedia.com)
  • Jaehyun NCT 127 pernah memilih empat buku lintas genre, memperlihatkan minat baca dari sastra emosional, refleksi kehidupan, hingga misteri intens.
  • Norwegian Wood mengangkat cinta dan kehilangan; Le Petit Prince menawarkan refleksi sederhana tentang persahabatan, cinta, serta cara manusia dewasa memandang hidup.
  • Berani Tidak Disukai membahas keberanian lepas dari validasi orang lain, sedangkan And Then There Were None menyajikan misteri sepuluh tamu di pulau terpencil.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jaehyun NCT 127 ternyata punya sisi yang cukup menarik di luar panggung. Selain dikenal lewat musik dan gayanya, ia juga suka membaca buku dengan genre yang beragam, dari novel penuh emosi sampai misteri yang bikin susah berhenti di tengah jalan.

Pilihan bukunya juga gak asal populer, tapi punya cerita dan sudut pandang yang kuat. Ada yang bikin merenung soal hidup, ada yang menyentuh soal cinta dan kehilangan, sampai yang bikin terus menebak sampai halaman terakhir. Penasaran buku apa saja yang pernah jadi pilihan Jaehyun dan layak masuk reading list kamu?

1. Norwegian Wood karya Haruki Murakami

Buku Norwegian Wood (gramedia.com)

Norwegian Wood bercerita tentang Toru Watanabe yang mengenang masa mudanya, cinta, kehilangan, dan hubungan rumit dengan orang-orang di sekitarnya. Ceritanya bergerak pelan, tapi justru di situlah kekuatannya karena Murakami banyak bermain dengan suasana, kesepian, dan emosi yang terasa sangat manusiawi.

Daya tarik utama buku ini ada pada atmosfernya yang melankolis dan intim. Cocok buat kamu yang suka novel dengan karakter kuat dan konflik emosional yang gak selalu dijelaskan secara gamblang, tapi terasa lama setelah bukunya selesai dibaca.

2. Le Petit Prince karya Antoine de Saint-Exupéry

Buku Le Petit Prince (gramedia.com)

Sekilas, Le Petit Prince terlihat seperti buku anak-anak, tapi isinya justru penuh refleksi tentang cinta, kehilangan, persahabatan, dan cara manusia dewasa melihat hidup. Ceritanya mengikuti seorang pangeran kecil yang berpindah dari satu planet ke planet lain dan bertemu berbagai karakter dengan cara pandang yang unik.

Kelebihan buku ini ada pada bahasanya yang sederhana, tapi punya banyak lapisan makna. Kamu bisa membacanya dengan cepat, tapi beberapa kalimatnya justru bikin berhenti dan berpikir lebih lama, terutama soal hubungan, rasa memiliki, dan hal-hal kecil yang sering dianggap sepele.

3. Berani Tidak Disukai karya Ichiro Kishimi & Fumitake Koga

Buku Berani Tidak Disukai (gramedia.com)

Buku ini membahas cara hidup berdasarkan pemikiran psikologi Alfred Adler, terutama tentang keberanian untuk gak terus-menerus mencari validasi dari orang lain. Formatnya berupa percakapan antara seorang filsuf dan pemuda, jadi pembahasannya terasa seperti debat yang perlahan membuka sudut pandang baru.

Daya tariknya ada pada ide-ide yang cukup menantang, seperti memisahkan masalah sendiri dengan masalah orang lain dan berhenti menjadikan masa lalu sebagai satu-satunya alasan atas keadaan sekarang. Buku ini cocok buat kamu yang suka bacaan reflektif, tapi tetap praktis dan dekat dengan persoalan sehari-hari.

4. And Then There Were None karya Agatha Christie

Buku And Then There Were None (gramedia.com)

Kalau kamu suka misteri, And Then There Were None jadi pilihan yang sulit dilewatkan. Ceritanya tentang sepuluh orang yang diundang ke sebuah pulau terpencil, lalu satu per satu mulai meninggal dalam situasi yang semakin mencurigakan.

Kekuatan buku ini ada pada tensi yang terus naik dan rasa curiga yang gak pernah benar-benar hilang. Agatha Christie berhasil membuat hampir setiap karakter terasa punya rahasia, jadi pembaca terus diajak menebak siapa yang sebenarnya berada di balik semua kejadian sampai mendekati akhir cerita.

Pilihan bacaan Jaehyun terasa menarik karena gak terpaku pada satu genre saja, dari sastra emosional sampai misteri yang intens. Kalau kamu lagi cari buku untuk masuk reading list berikutnya, empat judul ini punya karakter yang cukup berbeda untuk dicoba satu per satu.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article