ilustrasi seseorang salat (freepik.com/rawpixel.com)
Ketika menghadapi keadaan yang sulit diterima, kamu mungkin membutuhkan tempat untuk bersandar. Kamu bisa berdoa, menjaga salat, membaca Al-Qur’an, atau meluangkan waktu untuk merenungkan apa yang sedang kamu alami. Ibadah bisa menjadi bagian dari proses mencari ketenangan ketika jawaban atas pertanyaanmu belum juga ditemukan.
Cobalah memohon kekuatan untuk menjalani keadaan, bukan hanya meminta agar semua berjalan sesuai keinginan. Kamu tetap boleh berharap dan meminta sesuatu yang baik kepada Allah. Namun, belajarlah juga menerima kemungkinan bahwa jalan yang terbuka bisa berbeda dari rencana awalmu. Kepercayaan kepada Allah dapat berjalan bersama usaha, evaluasi, dan keberanian untuk mencoba lagi.
Menerima takdir bukan berarti kamu harus berhenti memiliki harapan. Kamu tetap boleh punya cita-cita, memperjuangkan keinginan, dan berusaha mengubah keadaan menjadi lebih baik. Yang perlu dipelajari adalah bagaimana tetap melangkah tanpa memaksakan semua hasil harus sesuai rencana.
Jadi, kalau saat ini ada sesuatu yang sulit kamu terima, gak perlu terburu-buru menuntut diri untuk langsung ikhlas. Beri waktu untuk memproses perasaan, ambil pelajaran yang bisa kamu dapatkan, lalu lanjutkan usaha yang masih memungkinkan. Kamu mungkin gak bisa memilih semua hal yang terjadi dalam hidup, tetapi kamu tetap bisa memilih bagaimana meresponsnya.