Membandingkan diri berarti menggadaikan kebahagiaan. Misalnya ketika melihat kesuksesan orang lain di media sosial, rasa iri muncul dan perasaan bahagia dalam diri mulai turun. Siklus ini lama kelamaan menumbuhkan perasaan bahwa diri kita kurang, tak cukup baik, dan kurang optimal dalam menjalani kehidupan, apakah kamu familiar dengan hal semacam ini?
Dokter Susan Biali M.D. dalam Psychology Today menyebut bahwa membandingkan diri dengan oranglain dapat mencuri kebahagiaan. Tindakan ini mendorong kita untuk menilai hasil atau pencapaian orang lain dengan usaha yang tengah kita lakukan, sehingga tak akan muncul perasaan puas. Lantas, apa yang sebaiknya dilakukan jika menghadapi kondisi semacam ini?
