Tidak semua orang mulai mempertanyakan hidupnya di usia 25. Ada yang justru baru merasa gelisah ketika usianya mendekati 30, bahkan setelah melewati kepala tiga. Tiba-tiba muncul pertanyaan yang sebelumnya tidak pernah kepikiran, seperti apakah pekerjaan yang dijalani memang sudah tepat, kenapa hidup terasa jalan di tempat, atau mengapa orang lain terlihat sudah tahu arah hidupnya sementara diri sendiri masih terus mencari.
Rasa bingung yang datang belakangan seperti ini sering membuat seseorang merasa semakin tertinggal. Padahal, benarkah quarter-life crisis selalu harus datang di usia 20-an? Kalau ternyata fase itu baru kamu rasakan sekarang, ada beberapa cara menghadapi quarter-life crisis yang datang terlambat tanpa terus-menerus menyalahkan diri sendiri.
