Seorang spesialis rehabilitasi psikososial dan edukator, Kendra Cherry kepada Very Well Mind mengatakan, "Gunakan penguatan positif saat anak menunjukkan perilaku yang baik. Alih-alih memberikan imbalan atas perilaku buruk, orangtua sebaiknya menunggu hingga anak berperilaku baik, lalu memberikan imbalan atas perilaku tersebut berupa pujian, camilan, atau bahkan mainan."
5 Cara Upin Ipin Ajarkan Anak Bertanggungjawab dari Hal Sederhana

- Serial Upin & Ipin menanamkan tanggung jawab sejak kecil dengan mengajarkan anak tidak mengambil barang yang bukan miliknya dan mengembalikannya kepada pemilik.
- Anak didorong menyelesaikan tugas dengan baik melalui penguatan positif, sekaligus belajar merawat barang yang dimiliki agar tidak mudah rusak.
- Tanggung jawab juga ditunjukkan lewat menjaga lingkungan, memanfaatkan bahan bekas, membersihkan sampah, mengakui kesalahan, dan meminta maaf saat berbuat ceroboh.
Tanggung jawab bukanlah suatu hal yang bisa muncul dan berkembang sengan sendirinya. Karakter ini harus ditanamkan sejak kecil dan terus dilakukan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari. Nilai penting seperti ini juga diajarkan dalam serial animasi Upin dan Ipin, lho.
Lewat cerita-cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat pada umumnya, Upin dan Ipin menunjukkan bagaimana tanggung jawab itu tumbuh lewat hal-hal sederhana. Penasaran? Yuk, baca sampai habis!
1. Tidak mengambil barang yang bukan hak kita

Upin dan Ipin mengajak untuk melakukan pemeriksaan kesehatan (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin) Dalam suatu episode, Upin dan Ipin sempat menemukan uang 100 RM di jalanan. Ipin yang melihat uang itu berpikir ingin mengambilnya untuk dibelikan es krim.
Namun, Upin berkata, "Tapi ini bukan duit kita. Ingat apa kata Opah. (Kita jangan ambil barang yang bukan milik kita) Tak berkat, harus dipulangkan".
2. Yang bisa melakukan tugas dengan baik, dia akan mendapatkan hadiah

Upin dan Ipin membantu Kak Ros membuat kue (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin) Kak Ros punya tugas penting untuk Upin dan Ipin. Ia mengatakan pada kedua adiknya, kalau berhasil mengerjakan tugas darinya maka akan mendapatkan hadiah.
Apa yang dilakukan Upin dan Ipin ini adalah positive reinforcement dalam psikologi perilaku. Untuk menguatkan perilaku baik, maka harus ada dorongan positif terlebih dulu.
3. Kalau punya barang harus dirawat dengan baik

Cuplikan episode Upin Ipin (youtube.com/Les' Copaque Production) Serial animasi asal Malaysia ini banyak mengajarkan karakter positif dan hal baik apa saja yang bisa dilakukan anak-anak sejak kecil. Salah satunya bertanggungjawab dengan semua barang benda.
Dalam suatu episode, Upin & Ipin dan teman-temannya berubah menjadi jam. Suatu kali, Atok yang juga berubah menjadi jam yang usang atau jam rusak. Ia kemudian bercerita kepada Upin & Ipin, kebanyakan orang punya kebiasaan yang kurang baik.
Seseorang cenderung lebih mudah beli barang baru daripada memperbaikinya. Mereka suka asal beli barang tapi tidak dirawat dengan baik. Ini yang diajarkan Atok kepada Upin Ipin bahwa setiap harta benda yang kita miliki seharusnya dijaga dan dirawat supaya tidak rusak.
4. Anak dibiasakan dari kecil untuk menjaga lingkungan

Animasi Upin Ipin (youtube.com/Les' Copaque Production) Lewat serial Upin & Ipin, kita bisa belajar untuk tanggung jawab terhadap banyak hal. Salah satunya dengan menjaga lingkungan sejak kecil.
Contohnya seperti mengenalkan konsep reuse dengan menggunakan bahan bekas untuk menciptakan barang baru. Saat melihat sampah berserakan, Upin Ipin dan teman-temannya juga giat membersihkan sampah tersebut.
"Untuk mengajarkan tanggung jawab, yang terbaik adalah memberikan ruang buat anak mengambil keputusan mereka sendiri," kata Allie Morford, PhD sebagai psikolog klinis yang bekerja untuk Children Hospital Colorado's Pediatric Mental Health Institute.
5. Minta maaf bila berbuat salah

Kak Ros marah besar pada adiknya yang meski masih kecil, tapi sudah tahu untuk menutup mulut ketika diberi suap (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin) Diceritakan sebagai anak kecil yang masih duduk di bangku TK membuat cerita Upin dan Ipin ini erat dengan tingkah-tingkah lucu dan ceroboh. Meski masih kecil, sebenarnya kedua anak ini selalu diajarkan Kak Ros dan Opah untuk bertanggungjawab atas kesalahan mereka.
Ketika mereka berbuat salah atau ceroboh, upin dan Ipin terbiasa untuk mengakui kesalahan dan meminta maaf. Tentu saja tingkah mereka sering membuat Kak Ros marah tetapi Upin dan Ipin tetap berusaha patuh dan mengikuti aturan di rumahnya.
Itulah beberapa cara hal sederhana yang mengajarkan kita tentang tanggung jawab. Gak harus dari hal yang besar, lho. Bahkan dengan meminta maaf saja adalah ajaran bertanggungjawab.



















