Ilustrasi berbuka puasa (pexels.com/Anna Tarazevich)
Waktu yang tepat untuk membaca doa buka puasa dzahaba adalah ketika seseorang berbuka puasa alias setelah meminum air maupun dengan kurma. Hal ini dijelaskan dalam hadis riwayat berikut.
"Disunahkan membaca doa setelah selesai berbuka 'Allahumma laka shumtu wa 'ala rizqika aftharthu' dan bagi orang yang berbuka dengan air ditambahkan doa: 'Dzahabadzh dzhama-u wabtallatil-'uruqu wa tsabatal-ajru insyaa-Allah'."
Rasulullah SAW membaca doa ini ketika berbuka puasa. Hal ini terdapat dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Daud yang artinya:
"Kami mendapat riwayat dari Abdullah bin Muhammad bin Yahya, yaitu Abu Muhammad, kami mendapat riwayat dari Ali bin Hasan, kami mendapat riwayat dari Husein bin Waqid, kami mendapat riwayat dari Marwan, yaitu Bin Salim Al-Muqaffa', ia berkata bahwa aku melihat Ibnu Umar menggenggam jenggotnya, lalu memangkas sisanya. Ia berkata, Rasulullah bila berbuka puasa membaca, 'Dzahabadh dzoma'u wabtallatil 'urûqu wa tsabatal ajru, insyâ Allah." (HR Abu Dawud)
Nah, itulah doa buka puasa Ramadan "dzahaba", dalam tulisan latin beserta artinya yang bisa kamu baca saat berbuka puasa nanti. Hafalin, yuk!