Hal ini senada seperti yang diungkapkan oleh Michael Coe, wakil presiden untuk program keamanan fisik dan siber di American Public Power Association seperti dikutip dari APnews, “Ada cara untuk menyediakan baterai cadangan atau sumber energi lainnya sehingga jika terjadi pemadaman listrik, mereka tidak akan terdampak.”
6 Hal yang Bisa Dipersiapkan untuk Mengatasi Blackout, biar Gak Panik!

Pemadaman listrik dalam skala besar atau blackout bisa terjadi akibat berbagai faktor, mulai dari cuaca ekstrem, gangguan pada jaringan listrik, hingga bencana alam tertentu. Dalam beberapa situasi, blackout bahkan dapat berlangsung selama berjam-jam hingga memengaruhi berbagai aktivitas sehari-hari. Gak hanya membuat rumah menjadi gelap, kondisi ini juga dapat mengganggu komunikasi, akses informasi, penggunaan perangkat elektronik, hingga ketersediaan kebutuhan dasar tertentu di rumah.
Persiapan sederhana seperti menyiapkan perlengkapan darurat, memastikan perangkat komunikasi tetap dapat digunakan, hingga mengikuti pembaruan informasi resmi dapat membantu mengurangi risiko kepanikan saat blackout terjadi. Dengan persiapan yang matang, keluarga juga bisa tetap merasa lebih nyaman dan siap menghadapi kemungkinan pemadaman listrik dalam waktu yang cukup lama. Berikut beberapa persiapan yang dapat dilakukan di rumah!
1. Periksa peringatan dan pembaruan cuaca

Berdasarkan informasi dari British Red Cross mengenai Power cuts: prepare for and stay safe during an outage, disarankan untuk rutin memeriksa peringatan cuaca dari sumber resmi sebelum blackout terjadi. Cuaca ekstrem seperti hujan lebat, badai, angin kencang, atau petir bisa meningkatkan risiko gangguan listrik dalam skala besar. Dengan mengetahui kondisi cuaca lebih awal, kita memiliki waktu untuk melakukan persiapan penting, mulai dari mengisi daya perangkat elektronik, menyimpan persediaan air, hingga menyiapkan penerangan darurat di rumah.
Selain itu, mengikuti perkembangan informasi juga membantu kita memahami situasi terkini dan mengetahui langkah yang perlu dilakukan saat pemadaman listrik berlangsung. Informasi bisa diperoleh melalui aplikasi cuaca, media sosial resmi pemerintah, maupun perusahaan listrik setempat.
2. Ketahui penyedia listrik di wilayahmu

Saat terjadi blackout, akses informasi yang cepat sangat penting. Karena itu, ada baiknya kita mengetahui perusahaan atau pihak yang bertanggung jawab atas jaringan listrik di area tempat tinggal. Dengan begitu, kita bisa lebih mudah memantau pengumuman resmi, perkembangan perbaikan, maupun estimasi durasi pemadaman tanpa harus kebingungan mencari sumber informasi saat situasi darurat terjadi.
Selain memantau informasi, laman British Red Cross juga menyarankan untuk melakukan langkah pencegahan dengan mematikan dan mencabut perangkat elektronik yang gak diperlukan. Tindakan ini membantu mengurangi risiko kerusakan akibat lonjakan listrik ketika aliran listrik kembali normal. Bagi keluarga yang memiliki anggota dengan kebutuhan alat medis berbasis listrik, penting untuk segera berkoordinasi dengan penyedia layanan listrik karena beberapa wilayah menyediakan dukungan khusus atau layanan prioritas bagi pelanggan dengan kondisi tertentu.
3. Siapkan perlengkapan darurat

Memiliki perlengkapan darurat di rumah bisa membantu kita tetap aman dan nyaman selama blackout berlangsung. Pada laman British red Cross dijelaskan bahwa perlengkapan darurat sebaiknya berisi kebutuhan penting seperti senter, radio, obat-obatan pribadi, persediaan air minum untuk beberapa hari, makanan siap saji, hingga salinan nomor kontak darurat. Selain itu, penting juga mempertimbangkan kebutuhan khusus setiap anggota rumah tangga, termasuk lansia, anak-anak, hewan peliharaan, maupun individu dengan kondisi kesehatan tertentu.
Laman Goverment of Canada menyarankan untuk menyiapkan perlengkapan tambahan sesuai kebutuhan, seperti susu formula, popok, makanan hewan, atau obat-obatan khusus. Sebagai tambahan, siapkan makanan dan minuman yang gak memerlukan listrik untuk memanaskan atau menyiapkannya. Menurut laman National Grid, saat terjadi pemadaman listrik, kamu mungkin gak bisa menggunakan peralatan dapur.
4. Siapkan sumber daya cadangan

Laman Goverment of Canada menyarankan untuk menyiapkan sumber daya cadangan. Ketersediaan sumber daya cadangan bisa jadi penolong penting ketika aliran listrik terputus dalam waktu cukup lama. Sebaiknya kita menyiapkan baterai tambahan, power bank, atau perangkat penyimpanan daya lainnya di rumah sebagai antisipasi. Hal ini membantu memastikan beberapa perangkat penting tetap bisa digunakan meski listrik belum kembali normal.
Selain menjaga perangkat elektronik tetap menyala, pengisi daya portabel juga berperan penting untuk mempertahankan komunikasi. Ponsel yang tetap aktif memungkinkan kita menerima informasi terbaru, menghubungi keluarga, atau meminta bantuan jika diperlukan.
5. Letakkan senter di tempat yang mudah dijangkau

Penerangan darurat menjadi hal penting untuk dipersiapkan sebelum terjadi blackout, terutama kalau pemadaman berlangsung pada malam hari. Laman Goverment of Canada menyarankan untuk meletakkan senter di lokasi yang mudah dijangkau oleh seluruh anggota keluarga. Jangan lupa menyiapkan baterai cadangan agar senter tetap dapat digunakan ketika dibutuhkan. Keberadaan senter bisa membantu aktivitas dasar tetap berjalan lebih aman saat rumah berada dalam kondisi gelap.
Cahaya dari senter juga membantu mengurangi risiko tersandung, terjatuh, atau mengalami cedera kalau harus berjalan di dalam rumah selama listrik padam. Sebaiknya, gak disarankan menggunakan lilin atau api terbuka lainnya untuk penerangan. Menurut laman National Grid, hal itu dapat menimbulkan bahaya kebakaran.
6. Pastikan kendaraan siap digunakan

Pada laman Goverment of Canada, memastikan kendaraan siap digunakan juga menjadi salah satu langkah penting dalam menghadapi blackout. Untuk kendaraan berbahan bakar bensin, usahakan tangki setidaknya terisi setengah penuh supaya tetap bisa digunakan kalau terjadi keadaan darurat atau kebutuhan mendadak selama pemadaman listrik berlangsung.
Sementara itu, bagi pengguna kendaraan listrik, pastikan daya baterai terisi cukup sebelum blackout terjadi. Persiapan ini bisa membantu jika sewaktu-waktu kita perlu bepergian untuk membeli kebutuhan penting, atau berpindah ke lokasi yang lebih aman ketika situasi darurat berlangsung cukup lama.
Itulah 6 hal yang bisa kamu persiapkan. Dengan persiapan yang tepat, risiko kepanikan saat blackout dapat dikurangi!
![[QUIZ] Dari Petualangan Upin dan Ipin, Ini Tipe Overthinking Kamu](https://image.idntimes.com/post/20250430/foto-cover-02496f48af39eb8faca54f5d27222680.jpg)
![[QUIZ] Cara Kamu Menolak Ajakan, Ini Tingkat People Pleaser dalam Dirimu](https://image.idntimes.com/post/20251021/portrait-sad-asian-girl-writing-her-diary-feeling-uneasy-sitting-park-alone-tree_4ca033f7-a570-4b3f-85aa-b6a6dbd81f59.jpg)

![[QUIZ] Dari Cara Kak Ros Marah, Ini Dominan Perasaanmu saat Menghadapi Tekanan](https://image.idntimes.com/post/20260414/1000231267_04f25a9e-e46d-4c9a-acb5-693fb44f2d83.jpg)
![[QUIZ] Dari Kebiasaan Upin dan Ipin, Ini Tipe Emosimu saat Marah](https://image.idntimes.com/post/20250506/1000008112-a9936ff4ece60dc64a0fc7d3e0c841a5.png)














