Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kenapa Hapus Foto di Galeri Terasa Sangat Menguras Energi?

ilustrasi menghapus foto di galeri
ilustrasi menghapus foto di galeri (pexels.com/Аlex Ugolkov)
Intinya sih...
  • Jumlah foto membuat proses menghapus terasa melelahkan
  • Urutan foto memaksa pikiran kamu terus berpindah fokus
  • Keraguan kecil memperpanjang waktu menghapus foto
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Menghapus foto di galeri sering terasa sepele, padahal praktiknya justru sangat menguras energi, lho. Aktivitas ini tidak berhenti pada satu klik lalu foto berpindah ke folder sampah, melainkan menyeret seseorang ke deretan memori yang terus bergulir. Setiap geser layar menampilkan potongan kejadian yang berbeda-beda, dari hal penting sampai yang seharusnya sudah dilupakan.

Tidak heran jika banyak orang memilih menunda menghapus foto di galeri meski memori ponsel sudah nyaris penuh. Kalau kamu merasa hapus foto di galeri terasa sangat menguras energi, berikut beberapa alasan mengapa aktivitas sederhana ini terasa melelahkan. Siapa tahu, kamu relate dengan hal ini.

1. Jumlah foto membuat proses menghapus terasa melelahkan

ilustrasi foto di galeri
ilustrasi foto di galeri (pexels.com/Atahan Demir)

Galeri ponsel jarang berisi foto dalam jumlah sedikit. Sekali dibuka, layar langsung dipenuhi potongan gambar dari berbagai waktu yang tidak saling berkaitan. Mata dipaksa bergerak cepat hanya untuk memastikan foto yang dilihat bukan sesuatu yang masih dibutuhkan. Bukan cuma foto hasil jepretan tapi juga screenshot  yang kamu sendiri juga mungkin sudah lupa kapan dan kenapa mengambil tangkapan layar itu.

Masalahnya, proses menghapus foto di galeri berlangsung tanpa jeda yang jelas. Setiap geser dari satu file ke file  lain membuat kamu harus melakukan pengecekan ulang, walaupun hanya sekilas. Ketika jumlah foto sudah terlalu banyak, tenaga habis lebih dulu sebelum galeri benar-benar bersih. Inilah yang membuat kegiatan menghapus foto jarang selesai dalam satu kali duduk.

2. Urutan foto memaksa pikiran kamu terus berpindah fokus

ilustrasi foto di galeri
ilustrasi foto di galeri (pexels.com/cottonbro studio)

Dalam satu guliran layar, foto rapat kantor bisa langsung  bergeser ke gambar makanan saat kamu first date, foto artis favoritmu, lalu tangkapan layar struk belanja. Tidak ada alur yang pasti atau hal-hal yang membantu pikiran kamu untuk beradaptasi. Semua muncul berurutan tanpa memberi kamu kesempatan untuk berhenti sejenak. Kondisi ini membuat fokus  menjadi cepat buyar.

Perpindahan konteks yang terus-menerus membuat kepala terasa penuh. Bukan karena fotonya penting, tetapi karena perhatian dipaksa lompat dari satu hal ke hal lain. Semakin lama proses ini berlangsung, semakin terasa berat meski hanya duduk sambil memegang ponsel. Akhirnya, banyak orang memilih menutup galeri sebelum benar-benar berniat menghapus memori.

3. Keraguan kecil memperpanjang waktu menghapus foto

ilustrasi foto di galeri
ilustrasi foto di galeri (pexels.com/Karolina Grabowska www.kaboompics.com)

Menghapus foto jarang dilakukan tanpa berpikir. Hampir selalu ada jeda untuk mengecek ulang, entah karena fotonya tampak mirip dengan yang lain atau takut salah hapus. Jeda singkat ini mungkin terasa sepele, tetapi terjadi berulang kali sepanjang proses. Tanpa disadari, waktu habis hanya untuk berhenti dan memastikan.

Ketika jumlah foto sudah menumpuk, keraguan kecil itu juga ikut menumpuk. Proses menghapus yang awalnya ingin cepat selesai justru terasa lambat dan melelahkan. Bukan karena kegiatannya berat, melainkan karena terlalu sering berhenti di tengah jalan. Pada akhirnya, rasa capek muncul lebih dulu sebelum isi galeri benar-benar berkurang.

4. Campuran foto penting dan sepele menyulitkan pemilahan

ilustrasi foto di galeri
ilustrasi foto di galeri (pexels.com/Los Muertos Crew)

Galeri foto sering menjadi tempat penyimpanan segala jenis gambar tanpa pemisahan yang jelas. Foto dokumen bisa berada di antara tangkapan layar promo makanan buy 1 get 1 atau gambar buram yang tidak jelas karena kamu tak sengaja membuka kamera saat naik ojol. Kondisi ini memaksa pemilahan untuk menghapus foto harus kamu lakukan satu per satu. Tidak ada cara cepat untuk langsung menyingkirkan foto-foto yang tidak dibutuhkan.

Akibatnya, waktu lebih banyak habis untuk memilah daripada benar-benar mengosongkan galeri. Perhatian terkuras hanya untuk memastikan mana yang masih perlu disimpan dan mana yang seharusnya sudah dibuang. Prosesnya terasa panjang meski yang dilakukan hanya menggeser layar dan mengetuk tombol hapus. Dari situ, aktivitas yang tampak sepele pelan-pelan berubah jadi sesuatu yang melelahkan.

5. Durasi menghapus foto sering melampaui perkiraan awal

ilustrasi menghapus foto di galeri
ilustrasi menghapus foto di galeri (pexels.com/Ravi Kant)

Menghapus foto biasanya dimulai tanpa perencanaan tertentu. Niat awal hanya ingin mengosongkan sedikit ruang penyimpanan karena terlihat penuh. Namun, proses berjalan lebih lama karena satu foto membawa ke foto berikutnya. Tanpa sadar, waktu terus berjalan.

Saat proses menghapus foto berjalan lebih lama dari rencana awal, rasa tidak nyaman mulai muncul. Mata cepat pegal karena terlalu lama menatap layar, sementara perhatian pelan-pelan menurun. Tanpa sadar, aktivitas ini menghabiskan tenaga lebih banyak dari yang dibayangkan. Tidak sedikit orang akhirnya berhenti sebelum galeri benar-benar rapi. Apakah kamu juga salah satunya?

Hapus foto di galeri terasa sangat menguras energi bukan karena kamu yang malas, kok. Melainkan karena perhatian serta energi terus terkuras tanpa disadari. Lantas, menurut kamu apa solusi tepat untuk persoalan ini?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Debby Utomo
EditorDebby Utomo
Follow Us

Latest in Life

See More

5 Teknik Time Chunking untuk Selesaikan Tugas yang Tertunda

10 Feb 2026, 13:31 WIBLife