Diskusi 3 Wajah Roehana Koeddoes, Ini Pendapat Tokoh Wanita

- Meutya Hafid: Roehana Koeddoes menjadi inspirasi perempuan zaman ini, perjuangannya wajib diteruskan untuk memberi akses informasi kepada masyarakat.
- Irene Umar: Roehana memberi inspirasi melalui tulisan di Sunting Melayu, media bertanggung jawab atas berita aktual dan tidak bohong.
- Najwa Shihab: Roehana membuka sekolah untuk perempuan dan Amai Setia masih berdiri hingga kini, memberdayakan perempuan agar tidak tertinggal.
Dalam rangka menyambut Hari Pers Nasional, IDN Times menyelenggarakan acara Diskusi 3 Wajah Roehana Koeddoes pada 6 Februari 2026 di IDN HQ. Roehana Koeddoes merupakan jurnalis perempuan pertama di Indonesia dari Sumatera Barat, dan ia mendirikan media bernama Sunting Melayu. Roehana adalah sosok yang cerdas, namun ia memiliki tekad supaya perempuan lain bisa cerdas dan memiliki keterampilan.
Ada beberapa tokoh publik perempuan yang hadir dalam acara Diskusi 3 Wajah Roehana Koeddoes. Inilah kesan-kesan mereka terhadap sosok Roehana Koeddoes.
1. Meutya Hafid

Meutya Hafid selaku Menteri Komunikasi dan Digital dalam sambutannya menyatakan, Roehana merupakan sosok perempuan mandiri serta menjadi inspirasi untuk wanita zaman ini. Menurut Meutya Hafid perjuangan dari Roehana Koeddoes wajib diteruskan, supaya para perempuan bisa memberi akses informasi atau berita kepada masyarakat luas. Lewat berbagai macam media, perempuan bisa menulis serta menuangkan ide di media tersebut.
2. Irene Umar

Irene Umar selaku Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, juga terinspirasi dari Roehana Koeddoes. Roehana Koeddoes memberi sebuah perjuangan serta inspirasi, melalui tulisan di Sunting Melayu pada 1912. Irene menekankan bahwa media tidak hanya memberi informasi saja, namun bisa memberi berita aktual. Masyarakat tidak bisa diberi berita bohong, media bertanggung jawab atas berita yang disiarkan.
3. Najwa Shihab

Najwa Shihab menguungkapkan bahwa seorang Roehana Koeddoes merupakan sosok perempuan istimewa, karena ia mau mengajar serta membuka sekolah untuk perempuan. Najwa Shihab juga memuji Amai Setia, karena Amai Setia yang didirikan Roehana Koeddoes masih berdiri sampai saat ini. Amai Setia mau memberdayakan perempuan, agar perempuan tidak tertinggal dalam apapun.
4. Trini Tambu

Trini Tambu merupakan Ketua Yayasan Amai Setia, yayasan didirikan Roehana Koeddoes pada tahun 1911. Yayasan ini masih berdiri sampai saat ini, untuk memberdayakan perempuan di daerah tersebut. Lewat Yayasan Amai Setia ini, Roehana Koeddoes tunjukan perempuan bisa setara dengan laki laki. Perempuan bisa membaca menulis, lalu membuat kerajinan tangan.
5. Khairirah Lubis

Khairirah Lubis Ketua Umum Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI), terinspirasi dari Roehana Koeddoes. FJPI meyakini, perempuan perempuan bisa mendapat tempat strategis dalam bidang jurnalistik. FJPI akan menghimpun jurnalis perempuan, sehingga jurnalis perempuan mendapat wadah untuk berkumpul atau berbagi informasi.
Itulah tokoh publik wanita, yang hadir dalam Diskusi 3 Wajah Roehana Koeddoes . Semangat dan perjuangan Roehana Koeddoes, akan diteruskan sampai saat ini oleh perempuan Indonesia.


















