Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Heimskringla, Buku Sejarah Kuno yang Dibeli Erling Haaland Rp2 Miliar!
Heimskringla (amazon.com)

Erling Haaland dikenal sebagai mesin gol andalan Timnas Norwegia, tapi belakangan namanya justru ramai dibicarakan karena hal lain. Striker Manchester City ini baru aja bikin heboh usai membeli sebuah buku sejarah kuno seharga sekitar Rp2 miliar, menjadikannya buku termahal yang pernah ada dalam sejarah Norwegia.

Buku bersejarah yang dimaksud adalah Heimskringla, cetakan tahun 1594 yang menyimpan segudang kisah kepahlawanan raja-raja Norwegia kuno. Penasaran seberapa berharga dan bersejarahnya buku ini sampai rela dibeli dengan harga fantastis? Yuk, simak faktanya!

1. Sinopsis buku Heimskringla

ilustrasi Heimskringla (medieval.eu)

Heimskringla merupakan kumpulan 16 kisah kepahlawanan dan sejarah raja-raja Norwegia kuno, termasuk era viking, yang meliputi rentang waktu dari masa prasejarah hingga abad pertengahan. Nama Heimskringla sendiri baru mulai dipakai pada abad ke-17, diambil dari dua kata pertama dalam salah satu manuskripnya, yaitu 'kringla heimsins' yang berarti lingkaran dunia.

Buku ini ditulis dalam bahasa Old Norse di Islandia dan diperkirakan disusun sekitar tahun 1230. Meski gak ada catatan resmi soal penulisnya, banyak sejarawan meyakini kalau karya ini ditulis oleh Snorri Sturluson, seorang ksatria, penyair, sekaligus sejarawan asal Islandia yang hidup di kisaran tahun 1178-1241.

Secara garis besar, isi Heimskringla menceritakan kisah para raja Swedia dan Norwegia. Dimulai dari saga dinasti legendaris Yngling, kemudian berlanjut ke catatan para penguasa Norwegia yang lebih historis, mulai dari era Harald Fairhair di abad ke-9 sampai kematian sang pewaris takhta, Eystein Meyla, pada 1177. Sumber-sumber yang dipakai buat menyusun kisah ini juga cukup beragam, mulai dari saga-saga raja terdahulu seperti Morkinskinna dan Fagrskinna, catatan sejarah Norwegia abad ke-12, hingga tradisi lisan seperti puisi-puisi skaldik.

2. Kenapa buku ini penting secara historis dan sastra?

Heimskringla (amazon.com)

Heimskringla jadi salah satu sumber utama buat memahami sejarah kerajaan Skandinavia kuno, khususnya Norwegia dan Swedia. Sebelumnya, kisah-kisah era viking dan para raja ini cuma bertahan lewat tradisi lisan dan manuskrip yang tersebar. Jadi kehadiran Heimskringla membantu mendokumentasikannya secara lebih sistematis, sekaligus meramunya dengan gaya penceritaan saga khas Islandia yang detail dan naratif.

Nilai historisnya makin bertambah lewat versi cetakan tahun 1594, yang jadi buku sejarah cetak pertama yang pernah diterbitkan di Norwegia. Kehadiran versi cetak ini membuka akses yang jauh lebih luas buat masyarakat buat membaca sejarah bangsanya sendiri, sekaligus menandai babak baru perkembangan dunia percetakan dan literasi di negara tersebut.

3. Cetakan tahun 1594 dibeli Erling Haaland dan didonasikan

Erling (instagram.com/erling)

Striker Timnas Norwegia, Erling Haaland, jadi sorotan usai membeli buku Heimskringla cetakan tahun 1594 dengan harga sekitar Rp2 miliar. Pembelian ini otomatis bikin buku tersebut jadi yang termahal dalam sejarah Norwegia, sekaligus jadi bukti nyata seberapa tinggi nilai sejarah yang dikandungnya.

Hal yang bikin makin salut, Haaland gak menjadikan buku ini koleksi pribadi. Dia malah menyumbangkannya ke Perpustakaan Bryne dengan satu permintaan khusus, yaitu buku tersebut wajib dipajang terbuka biar bisa dibaca langsung sama siapa aja yang berkunjung.

Itu dia sekilas tentang Heimskringla. Tak heran mengapa cetakan pertamanya dijual dengan harga fantastis. Karena buku ini memang memiliki nilai sejarah yang komprehensif.

Curated For You

Editorial Team

Related Article