Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
6 Ide Lomba Agustusan untuk Warga Lansia, Jangan Sampai Gak Dilibatkan
ilustrasi lomba Agustusan (pexels.com/Heru Dharma)
  • Artikel menyoroti lansia yang kerap tidak dilibatkan dalam lomba Agustusan, padahal kemeriahan HUT RI semestinya dirasakan semua warga melalui kegiatan yang sesuai kemampuan mereka.
  • Enam ide lomba untuk lansia meliputi mengisi teka-teki silang, senam, karaoke atau bermain musik, ceramah bertema generasi muda, membaca puisi, serta memasak.
  • Pelaksanaan lomba perlu menyesuaikan kondisi lansia, seperti area tenang untuk TTS, gerakan senam berirama aman, serta menu masakan sederhana yang akrab bagi mereka.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jelang HUT RI, di lingkunganmu sudah ada lomba apa saja? Biasanya dari tahun ke tahun terdapat lomba khas Agustusan. Seperti balap karung, memasukkan pensil ke botol, membawa kelereng, makan kerupuk, dan sebagainya.

Peserta lomba kebanyakan anak-anak. Kemudian baru bapak-bapak dan ibu-ibu. Namun, bagaimana dengan warga berusia lanjut usia? Apakah mereka juga diikutkan secara aktif dalam berbagai perlombaan?

Sering kali lansia dikesampingkan karena dianggap telah tua dan gak bisa ikut lomba atau seru-seruan. Padahal, itu tergantung jenis lombanya saja. Memang warga lansia tak lagi segesit anak-anak dan remaja. Akan tetapi, mereka masih bisa mengikuti lomba-lomba di bawah ini. Kemeriahan perayaan HUT RI mesti dirasakan oleh semua kalangan.

1. Lomba mengisi teka-teki silang

ilustrasi berdiskusi dan mencatat (pexels.com/Abdul Aziz)

Anak zaman sekarang mungkin kurang familier dengan teka-teki silang. Pasalnya, sekarang mereka tidak membaca koran atau tabloid cetak. Teka-teki silang biasa terdapat di media massa cetak.

Buat orang zaman dulu, mengisi teka-teki silang memberikan keasyikan tersendiri. Sampai-sampai mereka mencari buku TTS segala. Makin sulit soalnya makin terasa menantang. Untuk lomba Agustusan tahun ini, adakan lomba mengisi teka-teki silang buat lansia.

Mereka pasti langsung terkenang hobi beberapa tahun lalu. Mengisi TTS juga baik buat menjaga ingatan serta ketajaman pikiran para lansia. Selagi anak-anak dan remaja berlomba yang seru-seru, tempatkan lansia di area khusus yang tenang buat mengikuti lomba teka-teki silang.

2. Lomba senam

ilustrasi senam (pexels.com/Muhamad Guruh Budi Hartono)

Apa yang bisa dijadikan kriteria penilaian dalam lomba senam lansia? Banyak sekali poin penilaiannya. Di antaranya dan yang paling utama ialah ketepatan gerakan serta irama.

Ini tanda bahwa peserta lansia fokus memperhatikan instrukstur senam, mendengarkan musik pengiring, serta kemampuan motoriknya masih baik. Peserta dengan semangat tinggi juga patut diapresiasi. Gerakannya barangkali kurang pas, tetapi ia energik sekali. Lomba senam begini bagus untuk membantu lansia menjaga kebugarannya.

Siapa tahu habis ini kegiatan senam lansia bisa rutin diadakan di lingkungan tempat tinggalmu. Hanya perlu memanggil instruktur senam yang sesuai. Sebab gerakan serta temponya mesti dicocokkan dengan kemampuan peserta yang tak muda lagi.

3. Lomba karaoke dan main musik

ilustrasi bermain biola (pexels.com/N Sopyan)

Lomba karaoke juga banyak diadakan menjelang 17 Agustus. Namun, kerap kali pesertanya mentok di usia dewasa awal dan menengah. Warga lanjut usia gak diajak. Padahal, orang yang hobi dan jago nyanyi lintas umur.

Kalau seseorang sudah senang menyanyi sejak muda pasti sampai sepuh pun tetap suka dengan segala hal terkait lagu. Suara merdu di kala muda juga gak lantas hilang total ketika usia kian senja. Cuma jangkauan vokalnya saja yang menurun.

Juga lebih ada serak-seraknya atau artikulasi tidak sejelas dulu. Akan tetapi, secara umum nyanyiannya pasti masih dapat dinikmati. Tidak menutup kemungkinan juga ada lansia di kompleksmu yang cukup piawai bermain alat musik. Untuk kategori lansia, gabungkan saja lomba karaoke dan main alat musik. Pemenang dipilih berdasarkan penampilan terbaik.

4. Lomba ceramah yang relevan untuk generasi muda

ilustrasi warga mengobrol (pexels.com/Hera Permata S)

Kamu pernah bosan mendengarkan orangtua atau kakek dan nenekmu berceramah? Nasihatnya panjang betul serta gak bisa dipotong. Hampir semua lansia memang begitu. Menceramahi anak muda seperti otomatis dilakukannya.

Itu merupakan bentuk perhatian dan kasih sayang mereka ke generasi muda. Dengan pengalaman hidup yang kaya mereka ingin anak, cucu, bahkan cicitnya hidup dengan baik. Kalau begitu, kenapa tidak sekalian menjadikannya ide lomba memeriahkan HUT RI?

Buatlah perlombaan ceramah untuk lansia. Temanya apa pun terkait generasi muda. Pokoknya asal relevan buat anak muda zaman sekarang membangun kehidupan mereka. Bisa dari segi karakter yang harus dimiliki, pendidikan serta pekerjaan, sikap cinta tanah air yang gak boleh pudar, dan sebagainya.

Jurinya seluruh anak muda di kompleksmu. Kalian tinggal kasih suara untuk peserta yang nasihat-nasihatnya paling mengena dan asyik didengarkan. Selain sistem penilaiannya mudah, anak muda sekampung mendapatkan banyak sekali wejangan yang akan berguna di kehidupan mereka hanya dalam beberapa jam sesi lomba.

5. Lomba baca puisi

ilustrasi lomba Agustusan (pexels.com/Yaomil Akbar)

Baca puisi bukan lomba baru setiap jelang 17 Agustus. Namun, lagi-lagi lansia sering tidak diikutkan. Padahal, orang zaman dulu sering kali lebih puitis. Sebab zaman mereka muda belum ada distraksi oleh berbagai tontonan apalagi media sosial.

Mereka lebih banyak membaca, termasuk karya sastra puisi. Soal pemilihan katanya pasti gak main-main. Mereka juga lebih dekat secara usia dengan penyair-penyair ternama. Seperti Chairil Anwar, W.S. Rendra, dan sebagainya.

Ajak para lansia berpartisipasi dalam lomba membaca puisi. Mereka boleh mencari puisi sendiri, memilih puisi yang telah disiapkan panitia, atau malah bikin sendiri. Tema puisi mengenai perjuangan kemerdekaan dan cinta tanah air. Dijamin mereka akan membacakannya dengan penuh penghayatan.

6. Lomba memasak

ilustrasi memasak (pexels.com/Andrianto Anto079)

Lansia baik pria maupun perempuan hampir bisa dipastikan mampu memasak. Mereka telah melalui banyak sekali fase dalam hidup. Katakanlah usia mereka sudah 65 tahun. Rasanya mustahil mereka tidak pernah memasak buat diri sendiri, keluarga, atau malah dijual.

Lomba memasak untuk warga lanjut usia juga dapat diikuti oleh kakek-kakek dan nenek-nenek. Masakannya bisa ditentukan atau bebas saja. Apabila masakannya hendak ditentukan agar memudahkan penilaian, pilih menu yang sederhana dan selera nusantara.

Itu cenderung lebih akrab dengan lansia. Jangan menu kekinian yang belum pernah dicicipi oleh mereka. Apalagi seblak dan mi dengan level kepedasan gila-gilaan. Masakan rumahan khas lansia pasti enak dan gampang bikin kangen.

Hari Ulang Tahun Republik Indonesia diperingati oleh seluruh warga Indonesia. Maka perlombaan yang diselenggarakan guna memeriahkannya juga sebaiknya diikuti oleh semua warga. Termasuk warga lanjut usia dengan jenis lomba yang disesuaikan dengan kemampuan mereka.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article