- Kepolisian: 110
- Nomor Darurat Terintegrasi: 112
- NTMC Korlantas POLRI: 1500669
- Ambulans: 118, 119
- Ambulans Jakarta: (021) 65303118
- BNPB: 117
- BPJS Kesehatan: 165
- Palang Merah Indonesia (PMI): (021) 7992325
- Search and Rescue (SAR) Nasional: 115
- Posko Bencana Alam: 129
- Pemadam Kebakaran: 113
- Perusahaan Listrik Negara (PLN): 123
- Kementerian Kesehatan: 119
- Layanan Kesehatan Terpadu: 119 ext 8
- Posko Kesehatan Mudik: 119
Ini yang Harus Kamu Siapkan kalau Harus Hidup Sendiri Pertama Kali

- Hidup sendiri pertama kali menuntut keberanian keluar dari zona nyaman agar mental lebih kuat, percaya diri meningkat, dan karakter terbentuk lebih baik.
- Menentukan tempat tinggal yang dekat dengan sekolah atau tempat kerja membantu adaptasi lebih cepat serta menghemat biaya transportasi harian.
- Persiapan penting mencakup menyimpan kontak darurat, membawa barang secukupnya, dan mulai belajar menentukan prioritas dalam kehidupan mandiri.
Pernah merasakan hidup sendiri? Hidup sendirian untuk pertama kali mungkiin akan membuatmu nervous dan takut. Namun di sisi lain, pengalaman hidup sendiri akan memberikanmu kebebasan penuh untuk mengatur hidupmu sendiri.
Semuanya ada di tanganmu. Dari pilihan untuk makan hingga memenuhi kebutuhan sehari-hari. Itu sebabnya, gak semua orang cocok untuk hidup sendiri.
Maka dari itu, sebenarnya kamu butuh mempersiapkan beberapa hal ini. Gak cuma mempersiapkan barang-barang, kamu juga harus mempersiapkan mental. Lebih lengkapnya, ini dia tips hal-hal apa saja yang harus disiapkan kalau ingin hidup sendiri.
1. Keberanian untuk keluar dari zona nyaman

Ketika memutuskan untuk hidup sendiri, maka yang harus kamu miliki adalah keberanian. Hidup sendiri bukan soal kemandirian saja, mentalmu juga ikut ditempa. Namun, sebenarnya keluar dari zona nyaman dan memutuskan untuk hidup sendiri itu punya beberapa keuntungan.
Dilansir Harvard Summer School, konsep zona nyaman ini ditemukan oleh psikolog Robert M. Yerkes dan John Dillingham Dodson pada tahun 1908. Ketika seseorang berada di zona nyaman, stres akan turun, kinerja juga ikut turun. Sebaliknya, orang yang stresnya meningkat justru punya kinerja yang lebih tinggi.
Gak heran kalau keluar dari zona nyaman terasa 'menyiksa', tetapi bisa membentuk karakter kita menjadi lebih baik. Kamu akan lebih percaya diri, kamu lebih berani melihat banyak hal, resiliensi juga akan meningkat. Hidup sendirian gak selamanya menyeramkan, kok!
2. Cari tempat tinggal/kos yang dekat dengan sekolah atau tempat kerja

Sebelum memutuskan untuk pindah merantau dan hidup sendirian, pastikan kamu sudah punya tempat tinggal. Untuk lebih memudahkanmu, cari tempat tinggal seperti kontrakan, kos, atau apartemen yang terjangkau dari tempatmu sekolah atau bekerja.
Selain memudahkanmu untuk beradaptasi, tempat tinggal yang jaraknya gak begitu jauh akan membantumu untuk berhemat. Setidaknya, kamu bisa mengurangi pengeluaran untuk transportasi setiap hari, bukan?
3. Menyimpan kontak darurat

Hal ini sering terlupakan. Padahal, kamu sangat membutuhkannya sewaktu-waktu. Coba simpan semua kontak darurat yang penting. Mulai dari nomor ibu/bapak kos, ambulans, rumah sakit, dan lain-lain.
Ini nomor telepon darurat keamanan dan penyelamatan:
4. Bawa barang secukupnya

Jangan membawa banyak barang sekaligus. Semakin lama kamu hidup sendiri, barangmu mungkin akan bertambah seiring waktu. Untuk itu, hindari membawa barang yang berlebihan untuk pertama kali.
Dilansir Pos Indonesia, kelompokkan barang berdasarkan jenis dan tingkat kerentanannya. Gunakan bubble wrap kalau ada barang pecah belah. Setiap kotak atau kardus tandai dengan "Fragile" agar lebih hati-hati dipindahkan oleh orang lain.
5. Mulai memikirkan prioritas

Ketika hidup sendiri, semua keputusan ada di tanganmu. Mau gak mau, kamu harus belajar beradaptasi hidup mandiri. Artinya, kamu juga harus belajar menentukan apa yang penting dan apa yang bisa ditunda.
Dalam jurnal berjudul Managing conflicting goals through prioritization? The role of age and relative goal importance (2021), cara memandang suatu situasi itu memengaruhi pilihan seseorang. Hidup sendiri secara tidak langsung membentuk seseorang memasuki mode survive. Di mode ini, seseorang perlu menentukan sesuatu dengan bijak.
Itulah hal-hal yang perlu kamu siapkan kalau mau hidup sendiri. Hidup sendiri bukan hanya menguji kesiapan mental, tapi juga melatih kita untuk memiliki berbagai keterampilan hidup.


















