Media sosial memberi kesempatan bagi siapa saja untuk berbagi cerita, menyampaikan pendapat, hingga berinteraksi dengan orang dari berbagai latar belakang. Sayangnya, ruang digital juga menjadi tempat munculnya cyberbullying, mulai dari ejekan, penghinaan, penyebaran rumor, hingga komentar yang sengaja dibuat untuk mempermalukan seseorang. Tidak sedikit kasus yang berawal dari hal kecil, tetapi terus membesar karena banyak orang ikut menanggapi atau menyebarkannya.
Mencegah cyberbullying bukan hanya menjadi tanggung jawab platform media sosial atau korban yang mengalaminya saja. Setiap pengguna juga memiliki peran untuk menciptakan lingkungan digital yang lebih sehat melalui kebiasaan sehari-hari. Selain mengurangi terjadinya hal tersebut, kebiasaan bermedia sosial untuk mencegah cyberbullying berikut ini bisa membuat interaksi medsos terasa lebih nyaman.
