Pernah menerima voice note dengan durasi lima menit dari teman kamu karena dia mau cerita soal hari yang dialaminya? Atau jangan-jangan kamu sendiri yang lebih sering menekan tombol mikrofon daripada mengetik panjang di WhatsApp? Kebiasaan mengirim voice note kini terasa makin biasa dalam komunikasi sehari-hari.
Fitur ini dipakai untuk mengobrol dengan teman, pasangan, keluarga, bahkan rekan kerja. Alasannya pun beragam, mulai dari malas mengetik sampai ingin membuat percakapan terasa lebih dekat.
Voice note dianggap bisa menyampaikan cerita dengan cara yang lebih spontan dan natural. Selain itu, pengirim tidak perlu menunggu waktu tertentu untuk melakukan panggilan telepon. Penerima pun bisa mendengarkannya saat sedang senggang. Apa yang sebenarnya membuat banyak orang lebih memilih berbicara lewat voice note daripada mengetik?
