Saat mendapat perlakuan buruk dari orang lain, wajar kalau kita merasa marah dan ingin membalasnya. Apalagi jika orang tersebut terus mengejek, merendahkan, atau mempermalukan kita di depan banyak orang. Rasanya tidak adil kalau kita harus menahan sakit hati, sementara pelaku bisa bertindak sesuka hati.
Karena itu, sebagian orang memilih membalas bullying dengan cara yang sama. Kalau diejek, balik mengejek. Kalau dipermalukan, mencari kesempatan untuk mempermalukan pelakunya. Cara ini mungkin terasa memuaskan sesaat, tetapi bukan berarti bisa menyelesaikan masalah. Ada beberapa alasan kenapa kita tidak harus membalas bullying dengan tindakan serupa.
