Tidak semua orang tumbuh dengan pengalaman merasa disayangi, didengarkan, dan diterima sepenuhnya oleh keluarganya. Ada yang sejak kecil terbiasa menahan tangis karena perasaannya dianggap berlebihan, jarang mendapat pujian meskipun sudah berusaha keras, atau hanya diperhatikan ketika berhasil memenuhi harapan orangtua. Pengalaman seperti itu terkadang terbawa hingga dewasa dan memengaruhi cara seseorang memandang dirinya sendiri, membangun hubungan, serta menerima kasih sayang dari orang lain.
Istilah love tank atau tangki cinta sering digunakan untuk menggambarkan kebutuhan seseorang akan kasih sayang, perhatian, dan rasa aman secara emosional. Tangki cinta yang terasa kosong bukan berarti seseorang tidak bisa bahagia atau harus terus mencari orang lain untuk mengisinya. Kebutuhan emosional yang dahulu kurang terpenuhi justru bisa mulai diperhatikan melalui hubungan yang lebih sehat dengan diri sendiri dan lingkungan sekitar. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk memenuhi tangki cinta yang gak penuh semasa kecil. Tujuannya agar kamu bisa membangun rasa aman dan merasa lebih dicintai ketika kebutuhan tersebut belum banyak didapatkan semasa kecil.